Dewi Asmara: Pariwisata Sukabumi Harus Dipadukan dengan Budaya dan Wisata Bahari

foto istimewa

SUKABUMI, sukabumilife.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dewi Asmara, menilai Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Menurutnya, pengembangan pariwisata daerah tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam semata, melainkan harus dipadukan secara harmonis dengan kekayaan budaya lokal serta potensi wisata bahari.

Pernyataan tersebut disampaikan Dewi saat menghadiri rangkaian kegiatan Syukuran Hari Nelayan di kawasan Pantai Palangpang, Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi.

Potensi Budaya sebagai Daya Tarik Baru

Dewi mengungkapkan bahwa hadirnya Kementerian Kebudayaan menjadi peluang emas bagi daerah untuk mengeksplorasi serta mengemas berbagai kegiatan tradisi menjadi magnet wisatawan.

“Pariwisata sekarang bukan hanya menjual objek wisatanya saja, tetapi kebudayaan juga bisa menjadi daya tarik yang luar biasa. Sukabumi memiliki banyak tradisi yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya,” ujar Dewi.

Ia membeberkan sejumlah agenda budaya khas yang telah melekat di Sukabumi, seperti Sukabumi Tempo Doeloe, Seren Taun, hingga Syukuran Hari Nelayan. Beragam tradisi ini merupakan identitas unik daerah yang tidak dimiliki oleh wilayah lain.

Menurutnya, konsep bentang alam Sukabumi yang populer dengan sebutan Gurilaps (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, dan Sungai) harus dikemas ke dalam paket wisata terpadu yang saling melengkapi.

Mendorong Diving Pulau Kunti dan Sport Tourism

Selain mengangkat budaya, Dewi juga menyoroti besarnya keindahan wisata bahari di kawasan Geopark Ciletuh, khususnya di sekitar Pulau Kunti. Pantai berpasir putih serta ekosistem bawah lautnya dinilai sangat layak dipromosikan sebagai destinasi wisata selam (diving) bertaraf internasional.

Poin Utama Usulan Pengembangan Pariwisata Sukabumi

baca juga:Souvenir Bibit Pohon di Pernikahan Gen Z Viral, Simbol Cinta dan Kepedulian Lingkungan

  • Promosi Wisata Bahari Internasional: Mengangkat potensi diving Pulau Kunti ke mancanegara.
  • Pengembangan Sport Tourism: Menggelar event olahraga laut seperti lomba perahu layar dan festival bahari secara rutin.
  • Peningkatan Infrastruktur: Mendorong Pemprov Jabar dan Pemkab Sukabumi meningkatkan sarana pendukung menuju lokasi wisata.
  • Penguatan Promosi Berkelanjutan: Konsistensi promosi oleh Dinas Pariwisata agar daya tarik destinasi tidak meredup setelah seremoni pembukaan.

Dewi menegaskan, keberhasilan sektor pariwisata sangat bergantung pada konsistensi pengelolaan dan promosinya.

“Pariwisata harus dibangun secara berkelanjutan. Promosi tidak boleh hanya ramai di awal, tetapi harus terus dilakukan agar wisatawan selalu tertarik datang kembali,” tegasnya.

Ia berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha wisata, masyarakat lokal, dan pemangku kepentingan lainnya agar Geopark Ciletuh serta kawasan wisata lainnya di Kabupaten Sukabumi mampu mendongkrak perekonomian warga sekaligus melestarikan budaya lokal.

(rs)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *