foto istimewa
SUKABUMI, sukabumilife.com – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pelajar di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian serius dari Polres Sukabumi. Selain mengintensifkan penyelidikan, pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi demi mempercepat pengungkapan para pelaku.
Korban berinisial DAM (15) mengalami sejumlah luka usai dikeroyok di Kampung Pasirsawo Babakan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampangkulon, pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden tersebut terjadi saat korban tengah dalam perjalanan pulang usai bermain futsal.
baca juga:Heboh! Penemuan Buaya di Situ Habibi Surade Viral di Media Sosial
Kondisi Korban dan Langkah Penyelidikan
Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka robek pada pipi kanan dan bibir, luka gores di bahu kanan, serta memar di bagian kepala dan kedua lengan. Korban langsung dilarikan ke RSUD Jampangkulon untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, menyatakan bahwa penanganan perkara ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi karena korban masih di bawah umur.
Poin Utama Penanganan Kasus oleh Polres Sukabumi
- Langkah Hukum: Penyidik telah menerima laporan, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengajukan visum et repertum, serta memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti.
- Komitmen Penegakan Hukum: Kepolisian menegaskan akan memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat sesuai prosedur hukum yang berlaku.
- Perlindungan Anak: Kapolres Sukabumi AKBP Samian melalui Kasi Humas Polres Sukabumi, Iptu Ilham Sapta Permadi, menegaskan bahwa perlindungan anak menjadi prioritas utama penanganan kasus ini.
“Kami telah melakukan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur… Satreskrim Polres Sukabumi berkomitmen mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh dan memproses setiap pihak yang terbukti terlibat,” ujar Iptu Dudi Suharyana, Sabtu (25/7/2026).
Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat
Kasi Humas Polres Sukabumi, Iptu Ilham Sapta Permadi, menegaskan bahwa proses penyelidikan berjalan secara profesional, objektif, dan transparan. Pihaknya membuka pintu seluas-luasnya bagi warga yang memiliki petunjuk terkait insiden pengeroyokan ini.
“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada penyidik. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu proses pengungkapan perkara,” imbau Ilham.
Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polres Sukabumi masih terus memburu para terduga pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan pelajar tersebut.
sumber:sukabumiku
(AAP)









