Bebas Amis dan Nggak Kegatalan! Ini Tips Tutorial Memasak Ikan Asin Renyah dan Gurih Ala Warga Sukabumi

foto ilustrasi

SUKABUMILIFE.COM — Siapa yang bisa menolak kenikmatan hidangan sederhana berupa ikan asin goreng dipadu nasi hangat, lalapan segar, dan sambal terasi? Bagi warga Sukabumi, menu legendaris ini kerap menjadi sajian favorit penambah nafsu makan di rumah.

Namun, mengolah ikan asin gampang-gampang susah. Jika keliru dalam proses pengolahan, ikan asin bisa terasa sangat asin hingga menusuk lidah, terlalu keras/ulet, atau bahkan menyisakan bau amis dan rasa gatal di tenggorokan.

Agar olahan ikan asin buatanmu terasa krispi, gurih pas, dan menggoda selera, yuk ikuti tutorial dan tips praktis memasak ikan asin dari Sukabumilife.com berikut ini!

Baca juga:Resep Alami & Tips Ampuh Atasi Kulit Gatal Kemerahan, Bikin Nyaman Seharian!

Langkah 1: Tutorial Mengurangi Kadar Garam & Bau Amis (Persiapan)

Sebelum masuk ke wajan penggorengan, proses pembersihan adalah kunci utama menentukan tekstur dan rasa ikan asin.

  1. Rendam dengan Air Hangat / Air Cucian Beras:Rendam ikan asin di dalam air hangat selama 15–20 menit. Jika ingin kadar asinnya berkurang signifikan, gunakan air bekas cucian beras (tajin). Kandungan pati dalam air beras sangat efektif menyerap kelebihan garam dan mengurangi aroma amis tajam.
  2. Bilas dengan Air Mengalir:Setelah direndam, tiriskan dan bilas ikan asin menggunakan air bersih yang mengalir.
  3. Keringkan Sebelum Digoreng:Tepuk-tepuk permukaan ikan asin menggunakan tisu dapur hingga benar-benar kering. Langkah ini penting agar saat digoreng ikan asin tidak meletup-letup dan teksturnya bisa renyah maksimal.

Langkah 2: Trik Memasak Ikan Asin Agar Renyah dan Tidak Keras

Beda jenis ikan asin (seperti asin jambal roti, peda, bulu ayam, atau sepat), beda pula teknik penggorengannya:

  • Atur Suhu Minyak dan Api:Gunakan minyak yang cukup banyak hingga ikan asin terendam (deep frying). Panaskan minyak terlebih dahulu, lalu kecilkan ke api sedang cenderung kecil. Api yang terlalu besar akan membuat bagian luar ikan cepat gosong tetapi tekstur dalamnya ulet.
  • Trik Bedak Tepung Terigu (Khusus Ikan Asin Tipis / Bulu Ayam):Sebelum masuk ke minyak panas, balur tipis-tipis ikan asin dengan tepung terigu atau tepung beras kering. Trik ini membuat ikan asin menjadi sangat renyah (krispi), tahan lama, dan tidak mudah melempem.
  • Jangan Terlalu Sering Dibalik:Biarkan satu sisi matang dan berwarna kuning keemasan terlebih dahulu sebelum dibalik agar daging ikan tidak hancur di dalam wajan.

Langkah 3: Kreasi Olahan Ikan Asin Tumis Cabai Hijau

Bosan dengan ikan asin goreng polos? Kamu bisa mengolahnya menjadi Tumis Ikan Asin Cabai Hijau yang sangat populer di Sukabumi.

  • Bahan-bahan:
    • 150 gram ikan asin (jambal roti atau sepat), potong dadu/sesuai selera.
    • 5 siung bawang merah (iris tipis).
    • 3 siung bawang putih (iris tipis).
    • 5 buah cabai hijau besar & 5 buah cabai rawit hijau (iris serong).
    • 1 buah tomat hijau (potong-potong).
    • 1 sdt gula merah/gula pasir (sebagai penyeimbang rasa, tidak perlu tambah garam).
  • Cara Memasak:
    1. Goreng ikan asin yang sudah dibersihkan hingga matang/setengah kering, lalu tiriskan.
    2. Tumis bawang merah, bawang putih, dan irisan cabai dengan sedikit minyak hingga harum dan layu.
    3. Masukkan potongan tomat hijau dan gula merah, aduk rata.
    4. Masukkan ikan asin goreng, aduk cepat hingga bumbu menempel rata.
    5. Angkat dan sajikan selagi hangat!

Tips Tambahan:

Simpan ikan asin mentah yang belum diolah di dalam wadah kedap udara dan masukkan ke dalam lemari es (chiller). Cara ini bisa membuat stok ikan asin bertahan hingga berbulan-bulan tanpa mengubah kualitas aromanya!

Selamat mencoba tutorial ini di rumah, Sahabat Sukabumilife! Di jamin deudeuieun (ketagihan)!

(LS)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *