foto istimewa
ATLANTA — Dua ekor panda raksasa asal China, Ping Ping dan Fu Shuang, akhirnya tiba dengan selamat di Amerika Serikat (AS). Kedatangan mamalia menggemaskan ini merupakan bagian dari kelanjutan program “diplomasi panda” yang disepakati usai pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.
Dihimpun dari berbagai sumber, keberangkatan pasangan panda ini diumumkan pertama kalinya saat Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan ke Washington.
Berangkat menggunakan penerbangan sewaan khusus dari Bandara Internasional Chengdu Shuangliu sekitar pukul 03.00 waktu setempat, panda jantan bernama Ping Ping dan betina bernama Fu Shuang menempuh perjalanan udara selama kurang lebih 16 jam melintasi garis penanggalan internasional. Keduanya mendarat di kota Atlanta, Georgia, AS bagian selatan, menjelang pukul 07.00 waktu setempat.
Guna memastikan kondisi fisik dan nutrisi kedua satwa tetap prima selama penerbangan panjang, pihak pengelola telah menyiapkan perbekalan khusus berupa roti kukus jagung, rebung, serta wortel segar. Selain itu, penjaga berpengalaman turut dikirimkan langsung oleh pihak AS untuk mendampingi perjalanan mereka.
Menempati Kebun Binatang Atlanta Selama 1 Dekade
Di bawah perjanjian konservasi, Ping Ping dan Fu Shuang akan tinggal dan dipelihara di Kebun Binatang Atlanta selama 10 tahun ke depan. Kehadiran kembali beruang hitam-putih ini disambut antusias oleh manajemen kebun binatang.
baca juga:Lagi Viral! Ini Cara Mudah Bikin Cheese Koin Sendiri di Rumah, Kejunya Mulur Banget
“Ini adalah hari yang mendebarkan bagi Kebun Binatang Atlanta dan momen bersejarah bagi Kota Atlanta, negara bagian Georgia, dan sekitarnya,” ujar Presiden Kebun Binatang Atlanta, Raymond King, dalam pernyataan resminya.
Sebelum kedatangan mereka, pihak kebun binatang telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari merenovasi fasilitas kandang, membentuk tim perawat khusus, hingga menjamin pasokan bambu segar jangka panjang yang ditanam secara lokal di Atlanta—wilayah yang memiliki kemiripan iklim dengan Chengdu.
Meski demikian, kedua panda berusia enam tahun kelahiran tahun 2020 ini belum bisa langsung disaksikan oleh publik. Mereka saat ini ditempatkan di area khusus berstandar biosekuriti untuk menjalani masa karantina rutin selama kurang lebih satu bulan ke depan.
Sejarah Panjang Diplomasi Panda
Bagi Kebun Binatang Atlanta, kehadiran panda bukanlah hal baru. Kebun binatang ini sebelumnya pernah merawat panda pinjaman dari China sejak tahun 1999 dan sukses menangkarkan tujuh anak panda, yang semuanya kini telah dikembalikan ke Chengdu. Atlanta sempat kosong dari kehadiran panda sejak tahun 2024 lalu.
China sendiri telah lama menggunakan panda sebagai “duta persahabatan” dalam politik luar negeri sejak era 1970-an, dimulai dari hadiah sepasang panda ke Washington pasca kunjungan bersejarah Presiden Richard Nixon pada tahun 1972. Melalui langkah diplomasi kultural ini, hubungan bilateral antarnegara diharapkan dapat terus terjalin semakin erat melalui kecintaan global terhadap satwa yang dilindungi ini.
sumber:detiknews
(RM)









