foto ilustrasi
SUKABUMI — Memasuki musim dengan curah hujan tinggi dan suhu udara yang cenderung dingin, menjaga kondisi tubuh tetap fit menjadi prioritas utama. Wilayah Sukabumi yang terkenal dengan udara sejuknya kerap membuat tubuh rentan terkena flu, batuk, hingga penurunan imunitas.
Selain istirahat yang cukup, masyarakat Tatar Sunda memiliki tradisi kaya akan olahan rempah-rempah herbal yang tak hanya nikmat, tetapi juga kaya khasiat. Berikut 5 rekomendasi minuman hangat tradisional khas yang ampuh menjaga daya tahan tubuh:
1. Bandrek Rempah Gurih
Bandrek adalah ‘benteng’ pertahanan tubuh terbaik saat cuaca dingin. Paduan jahe merah, gula merah, kayu manis, dan daun pandan memberikan efek hangat instan di tenggorokan dan dada. Tambahkan sedikit daging kelapa muda untuk sensasi tekstur yang lebih nikmat.
2. Bajigur Santan Hangat
Bagi penyuka rasa manis dan gurih, bajigur selalu jadi pilihan utama. Terbuat dari gula aren, santan, dan jahe, minuman ini cocok dinikmati pada sore hari. Kandungan jahe di dalamnya efektif membantu melancarkan sirkulasi darah dan meredakan masuk angin.
3. Sekoteng Kaswari ala Sukabumi
Siapa yang tidak kenal kuliner hangat khas yang satu ini? Sekoteng menyajikan air jahe hangat yang dipadukan dengan kacang tanah, roti tawar, pacar cina, dan kacang hijau. Selain menghangatkan, isian biji-bijian di dalamnya juga memberikan asupan energi tambahan.
4. Teh Tobruk Jahe Merah dan Serai
Ingin yang serba praktis di rumah? Cukup seduh teh hitam tubruk bersama keprekan jahe merah dan satu batang serai. Kombinasi antioksidan dari teh serta sifat antiinflamasi dari jahe dan serai sangat ampuh menangkal radikal bebas dan menyegarkan badan yang pegal-pegal.
5. Wedang Uwuh Rempah Komplit
Meski berasal dari tradisi Jawa, minuman racikan daun dan ranting cengkeh, kayu manis, jahe, serta gula batu ini kini sangat populer di Sukabumi. Warna merah alaminya berasal dari kayu secang yang kaya akan zat antimikroba alami.
(AAP)









