Geger! Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Palabuhanratu Sukabumi

foto Ilustrasi garis polisi.

SUKABUMI – Warga Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan ditemukannya seorang remaja berusia 16 tahun dalam kondisi meninggal dunia di kediamannya pada Minggu (21/6/2026) pagi.

Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui oleh anggota keluarga sekitar pukul 08.00 WIB. Kecurigaan muncul setelah korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya dan sama sekali tidak merespons saat dipanggil dari luar kamar.

Saat dilakukan pengecekan ke dalam rumah, pihak keluarga terkejut mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi tergantung. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat setempat.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Kepolisian

Petugas dari pihak kepolisian bersama tim medis dan unsur terkait segera mendatangi lokasi begitu menerima laporan untuk melakukan pemeriksaan awal. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Jenazah sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Kasi Trantib Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah kuat pada dugaan korban meninggal dunia akibat tindakan bunuh diri.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dapat disimpulkan korban meninggal dunia karena gantung diri,” ujar Mahbubillah berdasarkan laporan resmi yang diterima.

Ia kembali menegaskan bahwa kesimpulan tersebut murni didasarkan pada hasil pemeriksaan medis obyektif di lapangan. Di sisi lain, pihak keluarga telah menerima peristiwa memilukan ini sebagai musibah dan memilih untuk tidak melakukan pemeriksaan lanjutan (autopsi).

Baca Juga:Inspirasi Kreatif: Anak Muda Sampit Manfaatkan Tren ‘Cermin Cembung’ Jadi Bisnis Viral Beromzet Cuan!

Imbauan Penting untuk Masyarakat

Belajar dari kejadian ini, pihak berwenang mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk jauh lebih peduli dan peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, terutama pada fase usia anak-anak dan remaja.

Pesan Redaksi: Masalah kesehatan mental dan tekanan hidup bukanlah hal yang tabu untuk dibicarakan. Bagi siapa pun Anda yang sedang mengalami kesedihan mendalam, depresi, atau tekanan psikologis yang berat, dianjurkan untuk tidak memendamnya sendiri. Segera cari bantuan dengan bercerita kepada keluarga, sahabat, tenaga kesehatan, psikolog, maupun layanan dukungan (hotline) kesehatan mental yang tersedia.

sumber : sukabumiku.id

(an)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *