Gambar istimewa
SUKABUMI – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan politik masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya nyata membangun fondasi demokrasi daerah yang sehat, berkualitas, dan berintegritas.
Komitmen strategis tersebut disampaikan langsung dalam agenda silaturahmi formal bersama jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi yang berlangsung hangat di Twisters Coffee, Jalan Tangkil, Kelurahan Jayamekar, Kota Sukabumi, Kamis (24/6/2026).
Pendidikan Politik Jangan Bersifat Musiman
Ketua DPC PKB Kota Sukabumi, Yosep Pujianto, mengungkapkan bahwa partai politik mengemban tanggung jawab moral yang besar untuk mengedukasi konstituen dan masyarakat luas secara kontinu—bukan sekadar saat momentum pesta demokrasi seperti pemilu atau pilkada saja.
Yosep menyoroti bahwa rendahnya literasi politik di tataran akar rumput masih menjadi tantangan terbesar saat ini. Imbasnya, celah praktik pragmatisme politik di tengah masyarakat rentan terbuka dan berpotensi mereduksi kualitas partisipasi publik.
“Pendidikan politik tidak boleh bersifat musiman. Partai politik harus hadir secara konsisten di tengah masyarakat untuk membangun pemahaman politik yang sehat dan mendorong partisipasi yang lebih berkualitas,” tegas Yosep kepada media.
Ia menambahkan bahwa membenahi budaya politik bangsa memerlukan napas panjang dan proses yang tidak instan. Oleh sebab itu, kolaborasi multi-pihak mutlak diperlukan.
“Pragmatisme politik masih menjadi tantangan bersama. Karena itu, partai politik tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi dengan penyelenggara pemilu, pemerintah, organisasi masyarakat, dan seluruh stakeholder yang peduli terhadap kualitas demokrasi,” tambahnya.
Baca juga :Videonya Viral, Polisi Berhasil Amankan Pemotor Ugal-ugalan di Cicurug Sukabumi
Sambut Program KPU dan Dorong Keterwakilan Perempuan
Dalam kesempatan tatap muka tersebut, PKB menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi dan menyukseskan jajaran program edukasi yang dirancang oleh KPU Kota Sukabumi.
Merespons hal tersebut, Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Surisno, memaparkan bahwa pihaknya saat ini memang tengah menggodok sejumlah program strategis nasional di daerah, salah satunya adalah program ‘Sekolah Pemilih’. Program ini nantinya diorientasikan untuk mendongkrak pemahaman politik warga dari berbagai kluster dan latar belakang sosial.
Tak hanya fokus pada literasi umum, ruang diskusi tersebut juga menyinggung poin krusial mengenai penguatan keterwakilan perempuan di panggung politik praktis. DPC PKB Kota Sukabumi menilai keterlibatan aktif kaum perempuan harus diakomodasi lewat sistem kaderisasi yang terukur agar kelak mampu melahirkan figur pemimpin perempuan yang kompeten dan akuntabel.
Melalui kemitraan dan silaturahmi ini, DPC PKB Kota Sukabumi berharap kerja sama taktis antara partai politik dan penyelenggara pemilu dapat berjalan makin solid demi mewujudkan iklim demokrasi di Kota Mochi yang inklusif, partisipatif, serta berbasis pada edukasi yang mencerahkan.
Sumber : sukabumiku.id
(NK)









