FOTO ISTIMEWA
SUKABUMILIFE.COM – Pelaksanaan Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) tingkat SMP Negeri Tahun 2026 di Kabupaten Sukabumi kembali memotret persoalan klasik terkait pemerataan akses pendidikan. Memasuki tahapan pendaftaran jalur domisili, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi mengakui masih adanya ketimpangan daya tampung yang cukup mencolok antara sekolah negeri di wilayah utara dan selatan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menjelaskan bahwa proses PCMB saat ini telah memasuki tahapan akhir, setelah sebelumnya menuntaskan seleksi untuk jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan tugas orang tua (mutasi).
“Alhamdulillah tahapan pertama sudah selesai dan hasilnya telah diumumkan. Saat ini proses berlanjut ke jalur domisili yang menjadi tahapan terakhir sebelum pengumuman akhir pada awal Juli mendatang,” ujar Deden, Kamis (25/6/2026).
Utara Membeludak, Selatan Kurang Kuota
Meski secara umum tahapan berjalan lancar, Deden tidak menampik adanya penumpukan konsentrasi pendaftar di sejumlah SMP Negeri yang berada di wilayah utara Kabupaten Sukabumi. Hal ini memicu tingkat persaingan masuk sekolah negeri di kawasan tersebut menjadi sangat ketat. Faktor kepadatan penduduk ditengarai menjadi pemicu utamanya.
“Sekolah-sekolah di wilayah utara memang memiliki jumlah pendaftar yang cukup tinggi karena kepadatan penduduknya lebih besar. Sementara di beberapa wilayah selatan, masih terdapat sekolah yang kuotanya belum terisi penuh,” ungkapnya.
Opsi Tambah Rombel dan Dorong Sekolah Swasta
Menyikapi ketimpangan ini, Disdik Kabupaten Sukabumi tengah mengkaji sejumlah solusi strategis demi merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih berkeadilan. Salah satu langkah cepat yang masuk dalam radar pembahasan adalah penambahan kapasitas rombongan belajar (rombel) pada sekolah-sekolah yang kelebihan muatan pendaftar.
“Kami akan melakukan evaluasi setelah seluruh proses selesai. Kemungkinan penambahan rombel di daerah yang peminatnya sangat tinggi akan menjadi salah satu pembahasan ke depan,” jelas Deden.
Di sisi lain, Disdik juga mengimbau para orang tua siswa untuk tidak berkecil hati dan mulai melirik sekolah swasta sebagai alternatif pemenuhan pendidikan yang tidak kalah berkualitas. Menurutnya, banyak lembaga pendidikan swasta di Sukabumi yang memiliki mutu jempolan serta mendapat sokongan penuh dari program-program pemerintah.
BACA JUGA :Viral Nasabah Bisnis Kehilangan Dana Miliaran Rupiah, BCA Minta Waspadai Modus Penipuan Ini
Siapkan Posko Layanan Pengaduan daring
Guna mengantisipasi adanya kendala teknis ataupun memfasilitasi keluhan dari masyarakat selama proses penerimaan berbasis daring ini, Disdik Kabupaten Sukabumi juga telah menyiagakan posko layanan pengaduan resmi.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan pelayanan yang optimal selama proses PCMB berlangsung. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan penerimaan siswa baru berjalan transparan dan akuntabel,” pungkas Deden.
Disdik berharap momentum PCMB 2026 ini tidak hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi pijakan evaluasi mendalam bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pemerataan infrastruktur dan akses pendidikan di seluruh penjuru Kabupaten Sukabumi.
SUMBER :SUKABUMIKU.ID
(AN)









