Dua Jagoan Muda Camp Bos RIAP Harumkan Nama Sukabumi di Ajang MMA Hari Bhayangkara

Foto istimewa

Sukabumilife.com — Prestasi membanggakan diraih oleh dua atlet muda dari Camp Bos Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP). Dalam ajang ‘Sukabumi Nyerenteng Day Volume II’ yang digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, keduanya sukses menyabet dua sabuk juara bergengsi.

Prosesi penyerahan penghargaan kepada para atlet berlangsung khidmat di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, pada Rabu (1/7/2026).

Dominasi di Atas Ring

Dua atlet yang berhasil mengharumkan nama Sukabumi tersebut adalah:

  • Mohamad Ramdan (20): Sukses merebut Sabuk Kapolres Sukabumi Kota setelah memenangkan laga utama (main event) melawan atlet asal Karawang, Jawa Barat. Ramdan bukanlah wajah baru di dunia MMA, ia merupakan atlet berpengalaman yang pernah mewakili Jawa Barat dalam ajang nasional, termasuk kejuaraan Piala Menpora dan Kasau.
  • Rahmat Saepuloh (18): Berhasil membawa pulang Sabuk Rumah Inspirasi usai tampil memukau dan menunjukkan kemampuan bela diri yang luar biasa di atas ring.

Dalam kesempatan yang sama, Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, juga menerima penghargaan khusus dari Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Dadang dalam membina sumber daya manusia (SDM) serta kontribusinya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Sukabumi.

Baca juga:Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Apresiasi dan Visi Pembinaan Karakter

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, memberikan apresiasi tinggi terhadap ajang ini. Ia menilai olahraga bela diri bukan hanya tentang fisik, melainkan media untuk menempa karakter, kedisiplinan, dan mental generasi muda.

“Mari sama-sama menjunjung tinggi sportivitas dan kondusivitas. Jadikan ajang ini sebagai sarana meraih prestasi sekaligus mempererat persaudaraan,” ungkap Sentot.

Menanggapi prestasi anak asuhnya, H. Dadang Kuswandi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mencetak atlet-atlet andalan. Ia berharap olahraga bela diri dapat menjadi “tameng” bagi generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif.

“Kami ingin olahraga bela diri menjadi media pembinaan karakter yang mampu menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja,” tegas Dadang.

Keberhasilan Mohamad Ramdan dan Rahmat Saepuloh diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet muda lainnya di Sukabumi untuk terus berlatih dan mengukir prestasi, sekaligus membuktikan bahwa generasi muda Sukabumi memiliki potensi besar di kancah olahraga bela diri nasional.

Sumber:Detikjabar

(LS)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *