Dispar Sukabumi Fokus Benahi Ujunggenteng Sebelum Terapkan Retribusi Wisata

foto istimewa

sukabumilife.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa rencana penerapan retribusi di kawasan wisata Pantai Ujunggenteng tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terlebih dahulu memastikan penataan kawasan, peningkatan layanan, serta penyediaan fasilitas yang layak bagi para wisatawan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, saat menghadiri sebuah kegiatan di Pantai Cibuaya, Kecamatan Ciracap, pada Minggu (12/7/2026).

Menurut Ali, di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, optimalisasi pendapatan daerah memang menjadi langkah krusial, salah satunya melalui sektor retribusi pariwisata. Namun, penarikan retribusi tersebut harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan.

“Retribusi yang akan diterapkan harus diawali atau dilakukan berbarengan dengan layanan dan fasilitas yang diberikan kepada masyarakat maupun wisatawan,” ujar Ali Iskandar kepada awak media.

Empat Poin Penting Pembenahan Wisata Ujunggenteng

Saat ini, Pemkab Sukabumi tengah memprioritaskan beberapa aspek pembenahan di kawasan Ujunggenteng sebelum resmi memberlakukan retribusi baru, di antaranya:

  • Sistem Parkir yang Tertib: Menata kantong-kantong parkir agar lebih aman, nyaman, dan memiliki tarif yang seragam demi menghindari praktik pungli.
  • Pengelolaan Sampah: Menjadikan masalah kebersihan sebagai perhatian utama guna meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
  • Tata Kelola Kawasan (Zonasi): Mengatur zonasi khusus untuk aktivitas ekonomi, kawasan konservasi, amenitas, hingga ruang terbuka hijau agar selaras dengan pelestarian alam.
  • Infrastruktur Jalan: Memperbaiki akses jalan menuju kawasan wisata yang selama ini sering dikeluhkan.

Ali mengakui bahwa penataan ini bukanlah pekerjaan yang mudah dan instan. Namun, pihaknya optimistis seluruh tahapan dapat diwujudkan melalui dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.

baca juga :Ketua DPRD Soroti Peran Strategis Guru Olahraga di Jambore IGORNAS Sukabumi

Pariwisata dan Pertanian Jadi Sektor Unggulan Sukabumi

Lebih lanjut, Ali menjelaskan bahwa sektor pariwisata bersama pertanian merupakan dua sektor unggulan dalam arah pembangunan Kabupaten Sukabumi selama lima tahun ke depan, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Oleh karena itu, ia berharap seluruh sektor dan lapisan masyarakat dapat memberikan dukungan penuh agar ekosistem pariwisata di Sukabumi semakin kuat dan berdaya saing.

“Sudah saatnya kita bergerak. Kita memiliki potensi alam yang luar biasa indah, banyak wisatawan datang, tetapi masih banyak pula keluhan terkait fasilitas dan pengelolaan. Semua itu harus kita benahi bersama,” ungkapnya.

Ali memungkasi bahwa tujuan akhir dari pembenahan ini bukan sekadar mengejar retribusi atau pendapatan daerah, melainkan demi kesejahteraan warga lokal dan keberlanjutan alam.

“Tujuan akhirnya bukan hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjaga konservasi alam. Tanpa alam yang terjaga, pariwisata tidak akan bisa berkembang secara berkelanjutan,”

sumber : sukabumiku.id

(an)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *