Ketua DPRD Soroti Peran Strategis Guru Olahraga di Jambore IGORNAS Sukabumi

sukabumilife.com — Gelaran Jambore Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Kabupaten Sukabumi tidak hanya menjadi wadah konsolidasi bagi para tenaga pendidik, tetapi juga memantik perhatian khusus dari kalangan legislatif. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menilai agenda akbar ini merupakan momentum krusial dalam menempa kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini.

Perhelatan yang dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Pemuda Cisaat tersebut dihadiri oleh sedikitnya 1.000 guru olahraga yang datang dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Sukabumi. Sepanjang acara, para peserta disuguhkan berbagai rangkaian agenda stimulatif, mulai dari seminar peningkatan kapasitas hingga kompetisi antar-guru guna mendongkrak profesionalisme profesi.

Lebih dari Sekadar Guru Fisik: Pembentuk Karakter Siswa

Budi Azhar Mutawali menegaskan bahwa peran seorang guru olahraga di lingkungan sekolah memiliki dimensi yang jauh lebih luas dari sekadar membimbing aktivitas fisik atau mata pelajaran praktik di lapangan.

“Guru olahraga itu bukan sekadar mengajarkan fisik, tapi juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja keras. Ini fondasi penting dalam mencetak generasi unggul,” ujar Budi Azhar, Sabtu (11/04/2026).

Mengingat vitalnya fungsi tersebut, DPRD Kabupaten Sukabumi menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh setiap program kerja yang berorientasi pada peningkatan kompetensi para guru olahraga, termasuk agenda jambore tahunan ini. Menurut Budi, investasi pada sektor pendidikan karakter dan kebugaran harus berjalan selaras demi mencetak masyarakat Sukabumi yang sehat serta berdaya saing tinggi.

baca juga:Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Sinergitas Menuju Pencetakan Atlet Berprestasi

Guna memaksimalkan potensi non-akademik di sektor olahraga daerah, Ketua DPRD mendorong terciptanya kerja sama yang solid antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi, organisasi profesi seperti Igornas, dan jajaran lembaga pendidikan.

Beberapa poin penting yang digarisbawahi oleh Ketua DPRD meliputi:

  • Pusat Pembinaan Dini: Sekolah harus dioptimalkan sebagai hulu atau langkah awal penjaringan bakat-bakat olahraga potensial.
  • Aktor Kunci: Guru olahraga menjadi figur utama yang langsung memantau, mengarahkan, dan menyaring bibit unggul atlet daerah di tingkat sekolah.
  • Transfer Pengetahuan: Melalui momentum jambore, para guru diharapkan aktif saling bertukar metode pembelajaran modern, memperkuat jejaring komunikasi, dan membawa inovasi baru ke sekolah masing-masing.

“Kalau kita ingin melahirkan atlet berprestasi, maka pembinaan harus dimulai dari sekolah. Di sinilah peran guru olahraga menjadi sangat vital,” tegas Budi.

Melalui sinergi yang kokoh antara pihak eksekutif, legislatif, dan para tenaga pendidik di lapangan, ia optimis Kabupaten Sukabumi akan mampu melahirkan generasi penerus yang tangguh secara mental, sehat secara fisik, serta mampu berbicara banyak di panggung prestasi regional maupun nasional.

sumber:sukabumiku.id

(AGS)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *