Menginspirasi! Komunitas Skateboard Sukabumi Gelar “Local Line Up”, Wadah Lahirnya Jagoan Papan Luncur Kota Mochi

FOTO ISTIMEWA

SUKABUMILIFE.COM – Energi positif dan gemuruh papan luncur memadati area Skatepark Lapang Merdeka, Kota Sukabumi. Puluhan skater lokal dari berbagai usia berkumpul akhir pekan ini untuk unjuk gigi dalam ajang “Local Line Up 2026”, sebuah kompetisi independen yang diinisiasi oleh komunitas skateboard Sukabumi.

Ajang ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa, melainkan menjadi panggung unjuk bakat bagi para pemuda Sukabumi yang menggandrungi olahraga ekstrem ini.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Rian “Gondrong” Lesmana, menyebutkan bahwa antusiasme tahun ini melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya. Tercatat ada lebih dari 50 peserta, termasuk skater cilik yang usianya belum genap 10 tahun.

“Sukabumi punya potensi besar di olahraga ekstrem seperti skateboard. Lewat kompetisi kecil seperti ini, kita ingin mental bertanding anak-anak di sini terasah. Jadi saat mereka main di tingkat regional atau nasional, mereka sudah enggak canggung lagi,” ujar Rian di sela-sela kompetisi.

Dari Kategori Pemula hingga “Best Trick”

Kompetisi kali ini dibagi menjadi beberapa kategori untuk mengakomodasi seluruh tingkatan kemampuan peserta. Yang paling menyedot perhatian warga yang melintas di Lapang Merdeka adalah kategori Best Trick, di mana para skater senior mencoba menaklukkan rintangan rail dan hubba dengan trik-trik sulit seperti Kickflip hingga Smith Grind.

Berikut adalah pembagian kategori dalam ajang Local Line Up 2026:

  • Beginner (Pemula): Khusus untuk anak-anak dan pemula yang baru mendalami teknik dasar papan luncur.
  • Open Class: Kategori bebas yang diikuti oleh para skater berpengalaman dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.
  • Best Trick: Tantangan satu rintangan dengan trik tersulit demi memperebutkan hadiah utama dari brand apparel lokal.

BACA JUGA : Lapang Merdeka Kota Sukabumi Masih Jadi Primadona Olahraga Malam Hari

Harapan Fasilitas yang Lebih Menantang

Meskipun skatepark di Lapang Merdeka saat ini sudah cukup membantu, komunitas berharap ke depan ada perhatian lebih dari pemerintah daerah terkait perawatan dan pengembangan fasilitas.

Kebutuhan Fasilitas Saat IniDampak untuk Atlet
Perbaikan Permukaan SemenMengurangi risiko cedera akibat lantai yang mulai retak.
Penambahan Variasi RintanganMembantu atlet mempelajari trik standar kompetisi internasional.
Penerangan yang MemadaiMemungkinkan latihan malam hari dengan lebih aman dan kondusif.

“Harapan kami simpel, semoga fasilitas yang ada bisa terus dirawat bersama. Kalau bisa, ada penambahan beberapa rintangan baru biar anak-anak Sukabumi makin kreatif bikin trik,” pungkas Rian.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah berupa papan skateboard, merchandise, dan uang tunai bagi para pemenang. Melalui konsistensi komunitas seperti ini, bukan tidak mungkin di masa depan akan lahir atlet skateboard asal Sukabumi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

(NL)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *