Dinkes Kota Sukabumi Perkuat Pelaporan Inovasi Daerah, Bidik Capaian Maksimal di IGA 2026

Foto istimewa

Sukabumilife.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi terus memantapkan langkah dalam memperkuat budaya inovasi di sektor pelayanan kesehatan masyarakat. Komitmen ini ditunjukkan melalui digelarnya rapat Progres Pelaporan Inovasi Daerah Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bawah Dinkes Kota Sukabumi tersebut menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi sekaligus memastikan seluruh program inovasi yang telah dikembangkan dapat terdokumentasi dan terlaporkan secara optimal.

Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan dihadiri oleh perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Sukabumi. Forum ini diselenggarakan sebagai wadah koordinasi untuk menyamakan persepsi terhadap berbagai indikator penilaian IGA 2026.

Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Budaya Kerja

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, menegaskan bahwa pelaporan inovasi daerah bukan sekadar formalitas untuk memenuhi kewajiban administrasi penilaian belaka. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bagian dari transformasi membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan warga Sukabumi.

“Kami ingin memastikan setiap inovasi yang lahir, baik dari Dinas Kesehatan maupun seluruh Puskesmas, dapat terdokumentasi dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui evaluasi ini, kami mendorong agar inovasi tidak berhenti sebagai sebuah program temporer, tetapi terus berkembang menjadi budaya kerja di lingkungan pelayanan kesehatan,” tegas Ida Halimah.

Baca juga:Viral Tuduhan ‘Tukang Tipu’ di SPBU Cimaja Berakhir Damai, Human Error Jadi Fakta Sebenarnya

Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci

Lebih lanjut, Ida menjelaskan bahwa kunci utama dalam meningkatkan kualitas inovasi terletak pada kolaborasi yang kuat antara Dinkes, Bappeda, dan unit pelayanan seperti Puskesmas. Sinergi ini memastikan setiap program yang dijalankan tidak hanya memenuhi standar kriteria IGA 2026, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Pemerintah Kota Sukabumi pun berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala agar seluruh perangkat daerah memiliki kesiapan matang menjelang ajang penghargaan nasional tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh inovasi yang telah dikembangkan dapat menjadi best practice (praktik baik) dalam pelayanan kesehatan, sekaligus memperkuat posisi Kota Sukabumi sebagai daerah yang terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”

Sumber: Sukabumiku.id

(RR)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *