foto istimewa
SUKABUMILIFE – Abon sapi selalu jadi penolong setia di meja makan. Selain rasanya yang gurih manis dan cocok dipadukan dengan nasi hangat, sajian olahan daging ini juga dikenal sangat awet. Tak heran jika abon sering jadi stok lauk favorit keluarga maupun bekal perjalanan warga Sukabumi.
Membuat abon sapi sendiri di rumah sebenarnya tidak terlalu rumit, Loji Friends! Namun, ada beberapa trik khusus agar teksturnya renyah, seratnya halus, dan tidak gampang berjamur.
Yuk, simak tips lengkap membuat abon sapi rumahan khas Sukabumi yang gurih dan renyah sempurna berikut ini!
1. Pilih Potongan Daging Sapi yang Tepat
Kunci utama tekstur abon yang berserat panjang dan halus ada pada pemilihan daging. Pilih bagian gandik (eye round) atau paha belakang. Bagian ini memiliki serat daging yang panjang dan minim kandungan lemak.
Tips: Hindari menggunakan daging yang memiliki banyak urat atau tetelan agar hasil abon tidak menggumpal dan mudah direbus empuk.
2. Rebus Daging Hingga Sangat Empuk
Sebelum disuwir, rebus daging bersama bumbu aromatik seperti daun salam, serai, lengkuas, dan sedikit garam. Gunakan api kecil agar bumbu meresap sempurna dan tekstur daging melunak tanpa merusak seratnya.
Jika ingin hemat waktu dan gas, Kamu bisa menggunakan metode pancingan pressure cooker (panci presto) selama 30–40 menit.
Baca juga:5 Tips Menjaga Tubuh Tetap Fit di Tengah Cuaca Sukabumi yang Tak Tentu
3. Tumbuk dan Suwir Mengikuti Serat
Setelah daging matang dan agak dingin, memarkan daging secara perlahan menggunakan ulekan atau pemukul daging. Proses memarkan ini bertujuan agar serat daging merenggang. Setelah itu, suwir-suwir daging secara manual mengikuti arah seratnya agar hasilnya panjang dan cantik.
4. Gunakan Santan Kental dan Bumbu Halus yang Berani
Kelezatan abon sapi terletak pada kekayaan bumbunya. Haluskan bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, dan gula merah.
Masak suwiran daging bersama bumbu halus dan santan kental. Santan akan memberikan rasa gurih (savory) yang alami serta membantu proses pengeringan daging saat dimasak.
5. Sangrai atau Goreng dengan Api Sangat Kecil
Ada dua cara mengeringkan abon:
- Metode Sangrai (Tanpa/Sedikit Minyak): Aduk terus abon di atas wajan berdasar tebal dengan api sangat kecil. Metode ini menghasilkan abon yang lebih sehat dan tahan lama.
- Metode Goreng deep-fry: Goreng dalam minyak panas yang banyak hingga keemasan, lalu segera tiriskan.
6. Wajib Gunakan Spinner atau Press Minyak
Jika Kamu memilih metode goreng, pastikan minyak pada abon benar-benar hilang. Gunakan alat spinner (peniris minyak) atau peras menggunakan kain bersih secara perlahan. Minyak yang tersisa pada abon adalah penyebab utama abon cepat berbau tengik!
7. Simpan dalam Wadah Kedap Udara
Tunggu hingga abon sapi benar-benar dingin di suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam toples atau wadah kedap udara. Jika disimpan dengan benar dan kering sempurna, abon sapi rumahan ini bisa bertahan hingga 1–2 bulan tanpa bahan pengawet.
Selamat mencoba di rumah, Warga Sukabumi! Selain untuk konsumsi pribadi, abon sapi renyah ini juga punya potensi besar untuk dijadikan ide bisnis kuliner rumahan lokal, loh.
(NT)









