Lembut dan Bersarang! Ini Resep Praktis Membuat Surabi Khas Sunda di Rumah

Foto istimewa

Sukabumilife.com – Siapa wargi Sukabumi yang tak kenal surabi? Jajanan tradisional khas Pasundan ini selalu sukses menjadi incaran, terutama saat menikmati udara dingin pagi hari atau menjelang sore. Teksturnya yang lembut, bersarang, dan aromanya yang khas membuat kudapan berbahan dasar tepung beras ini tak pernah kehilangan penggemar.

Meskipun saat ini sudah banyak penjual surabi dengan berbagai topping modern, membuat surabi sendiri di rumah sebenarnya cukup mudah dan praktis. Anda bahkan tidak harus menggunakan cetakan tanah liat tradisional jika tidak punya, teflon kecil pun bisa dimanfaatkan!

Bagi Anda yang ingin mencoba membuatnya sendiri untuk keluarga, berikut resep dan panduan lengkap membuat surabi Sunda yang lembut dan bersarang.

Baca juga: Alami dan Bebas Kimia, Ini Cara Mudah Membuat Pewarna Makanan Merah Sendiri di Rumah

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

Bahan Utama Adonan Surabi:

  • 200 gram tepung beras
  • 50 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sdt ragi instan
  • 1/2 sdt garam
  • 500 ml santan kelapa (hangat sedang)
  • 100 ml air perasan daun suji/pandan (jika ingin surabi hijau) atau air kelapa

Bahan Kuah Kencana (Kinca Gula Merah):

  • 200 gram gula merah/gula kawung (sisir halus)
  • 300 ml santan encer
  • 1 lembar daun pandan (simpulkan)
  • 1/4 sdt garam

Langkah-Langkah Membuat

1. Membuat Kuah Kinca (Gula Merah)

  1. Campurkan gula merah, santan, garam, dan daun pandan ke dalam panci.
  2. Masak di atas api sedang sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
  3. Setelah mendidih dan gula larut sempurna, matikan api. Saring kuah kinca agar bersih, lalu sisihkan hingga dingin.

2. Membuat Adonan Surabi

  1. Campurkan tepung beras, tepung terigu, ragi instan, dan garam dalam satu wadah besar. Pilih salah satu wadah yang nyaman untuk mengaduk.
  2. Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diaduk menggunakan ball whisk atau tangan hingga licin dan tidak ada gumpalan.
  3. Masukkan air pandan/suji (jika menggunakan) atau air biasa, lalu pukul-pukul adonan menggunakan telapak tangan atau whisk selama 10–15 menit agar udara masuk. Hal ini penting untuk membentuk sarang pada surabi.
  4. Diamkan adonan selama kurang lebih 30–45 menit hingga muncul gelembung-gelembung kecil di permukaan.

3. Proses Memanggang Surabi

  1. Panaskan cetakan surabi (tanah liat/teflon) dengan api sedang cenderung kecil. Olesi sedikit minyak jika perlu.
  2. Setelah cetakan benar-benar panas, tuangkan 1 sendok sayur adonan surabi ke tengah cetakan.
  3. Biarkan hingga permukaan adonan berlubang-lubang (bersarang) dan setengah matang.
  4. Tutup cetakan dan masak kembali hingga bagian atasnya matang dan bagian bawahnya berwarna kecokelatan secara merata.
  5. Angkat surabi dan ulangi hingga adonan habis.

Rahasia Surabi Lembut dan Bersarang

  • Panas Cetakan: Pastikan cetakan sudah benar-benar panas sebelum adonan dituangkan. Jika cetakan kurang panas, sarang pada surabi tidak akan terbentuk sempurna.
  • Kualitas Santan: Gunakan santan segar untuk menghasilkan rasa gurih alami yang otentik.
  • Variasi Topping: Selain kuah kinca manis, Anda juga bisa menambahkan topping gurih di atasnya seperti oncom tumis, keju, atau telur saat adonan setengah matang di atas cetakan.

Sajikan surabi selagi hangat bersama siraman kuah kinca gula merah yang manis dan gurih. Selamat mencoba di rumah, Wargi Sukabumi!

(NK)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *