foto ilustrasi
SUKABUMI, Sukabumilife.com – Topografi wilayah Sukabumi yang didominasi pegunungan, tanjakan curam, dan tikungan tajam memberikan pemandangan indah sekaligus tantangan tersendiri bagi para pengendara. Ditambah dengan cuaca yang sering kali tidak menentu, potensi bahaya di jalan raya seperti jalan licin hingga jarak pandang terbatas menjadi hal yang harus diwaspadai.
baca juga:Melihat Fenomena Viral Joged Sadbor Sukabumi Hingga Berujung Hukuman
Agar perjalanan Anda, baik untuk beraktivitas harian maupun berlibur, tetap aman dan nyaman, simak 5 tips jitu berkendara aman di jalur Sukabumi berikut ini!
1. Cek Kondisi Ban dan Rem secara Berkala
Jalur Sukabumi—terutama arah Geopark Ciletuh, Cikidang, atau Jalur Utara—memiliki banyak tanjakan dan turunan curam.
- Sistem Pengereman: Pastikan kampas rem dalam kondisi tebal dan tidak aus.
- Tekanan Ban: Cek tekanan dan alur ban agar daya cengkeram ke aspal tetap optimal saat melintasi jalan basah atau licin.
2. Pahami Karakter Medan Jalan
Setiap jalur di Sukabumi memiliki karakteristik unik.
- Jalur Cikidang: Terkenal dengan tikungan tajam dan turunan menukik. Gunakan engine brake (gigi rendah) saat menurun agar rem tidak mengalami overheating (blong).
- Jalur Nasional/Utara: Waspadai kepadatan kendaraan berat serta beberapa titik rawan genangan air saat hujan deras.
3. Waspadai Blind Spot dan Jaga Jarak Aman
Kondisi jalanan yang berkelok membuat jarak pandang sering terhalang (blind spot).
- Gunakan klakson atau lampu tembak (pass beam) saat hendak melintasi tikungan tajam atau jalan sempit tanpa pembatas untuk memberi sinyal pada pengendara dari arah berlawanan.
- Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, minimal 3–4 detik, terutama saat hujan mengguyur.
4. Waspadai Potensi Longsor dan Pohon Tumbang
Saat memasuki musim hujan atau cuaca ekstrem, jalur perbukitan di Sukabumi cukup rawan terjadi tanah longsor mau pun pohon tumbang.
- Jika hujan turun deras disertai angin kencang, hindari berteduh atau memarkir kendaraan tepat di bawah pohon besar yang tua atau tebing yang terjal.
- Pantau pembaruan cuaca dan info lalu lintas terkini melalui kanal berita terpercaya sebelum memulai perjalanan.
5. Jangan Paksakan Diri Saat Lelah atau Pandangan Terbatas
Kabut tebal sering kali turun secara tiba-tiba di kawasan dataran tinggi Sukabumi seperti Kadudampit atau kawasan perkebunan teh.
- Jika jarak pandang berkurang drastis, segera nyalakan lampu utama dan lampu kabut (fog lamp). Hindari menyalakan lampu hazard saat mobil bergerak.
- Bila rasa kantuk atau lelah menyerang, segera menepi di tempat aman seperti rest area, SPBU, atau kedai kopi terdekat untuk beristirahat sejenak.
(AAP)









