FOTO ISTIMEWA
SUKABUMILIFE.COM — Program Bedah Rumah yang digulirkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menyasar sejumlah keluarga di Sukabumi yang membutuhkan dukungan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman.
Mengusung semangat “Rumah Layak, Keluarga Berdaya, Hidup Lebih Bermartabat”, program perbaikan rumah ini tidak sekadar dipandang sebagai perbaikan fisik bangunan, melainkan bagian dari upaya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
BACA JUGA:Siap-Siap War Tiket! Pendaftaran Upacara HUT ke-81 RI di Istana Resmi Dibuka Hari Ini
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Hasim Adnan, menegaskan bahwa kondisi tempat tinggal memiliki hubungan yang sangat erat dengan tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup sebuah keluarga.
“Rumah bukan sekadar tempat berteduh. Rumah merupakan ruang pertama bagi keluarga untuk membangun harapan, membesarkan anak, menjaga kesehatan, dan menyiapkan masa depan,” ujar Hasim saat mengunjungi salah satu keluarga penerima manfaat di Sukabumi.
Politik Kemanusiaan dan Kesejahteraan
Hasim menilai, persoalan masyarakat yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tidak hanya berhenti pada kerusakan atap, dinding, atau lantai semata. Kondisi lingkungan hunian yang buruk juga berpotensi mengganggu kesehatan, rasa aman, hingga memengaruhi martabat serta kepercayaan diri keluarga.
Oleh karena itu, hadirnya Program Bedah Rumah PKB diarahkan sebagai wujud kepedulian sosial melalui pendekatan politik kemanusiaan dan politik kesejahteraan.
Perbaikan berfokus pada struktur utama bangunan yang mengalami kerusakan agar rumah dapat kembali berfungsi secara optimal serta aman untuk ditinggali.
“Bedah Rumah PKB bukan sekadar memperbaiki atap, dinding, lantai, atau bagian yang rusak. Lebih dari itu, ini adalah ikhtiar untuk menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan keluarga,” tegasnya.
Mendukung Tumbuh Kembang Anak
Selain memberikan rasa aman bagi orang tua, keberadaan hunian yang bersih dan sehat juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak. Dengan rumah yang lebih nyaman, anak-anak dapat belajar dengan tenang, sementara aktivitas harian keluarga dapat berjalan tanpa kekhawatiran.
Hasim mengingatkan bahwa pembangunan kesejahteraan masyarakat tidak selalu harus diukur dari proyek infrastruktur berskala besar semata. Pemenuhan kebutuhan paling mendasar, seperti tempat tinggal yang layak, justru menjadi fondasi paling krusial.
“Harapannya, rumah yang sudah diperbaiki bukan hanya menjadi bangunan yang lebih bagus, tetapi menjadi tempat tumbuhnya keluarga yang sehat, anak-anak yang memiliki semangat belajar, serta keluarga yang semakin berdaya,” ungkap Hasim.
Melalui keberlanjutan Program Bedah Rumah ini, PKB berharap dapat terus memupuk nilai-nilai kepedulian sosial serta budaya gotong royong di tengah masyarakat Sukabumi. Ketersediaan hunian yang layak menjadi fondasi kuat bagi warga untuk menjaga kesehatan, meningkatkan produktivitas, dan menata masa depan yang lebih bermartabat.
SUMBER:SUKABUMIKU.ID
(AAP)









