Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, DPR Titip Pesan Khusus Buntut Kasus Lapas Cibinong

foto istimewa

SUKABUMILIFE.COM — Pelantikan pimpinan baru di tubuh lembaga pengawas pelayanan publik membawa angin segar sekaligus deretan PR besar. Nuzran Joher resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya yang tersandung kasus hukum.

Menanggapi kepemimpinan anyar ini, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, menyampaikan harapan besar agar Ombudsman di bawah nakhoda baru mampu menjaga kepercayaan publik serta memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelayanan negara.

“Kami berharap Ombudsman bisa bekerja lebih baik. Bisa menjaga harapan publik. Harapan ke Ombudsman sangat besar untuk mendorong perbaikan pelayanan publik,” ujar Ahmad Irawan, Sabtu (3/10/2026).

Baca juga:Bikin Elus Dada! Mantan Kepala Sekolah di Malang Diduga Aniaya 20 Siswa Gara-gara Seragam

Soroti Temuan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Lebih lanjut, Irawan mengingatkan agar temuan-temuan penting dari Ombudsman, termasuk yang sempat menjadi sorotan tajam seperti kondisi di Lapas Cibinong, tidak dipandang sebelah mata atau dianggap sebagai persoalan parsial semata. Pemerintah diminta menjadikan temuan tersebut sebagai momentum evaluasi menyeluruh.

“Negara dalam hal ini pemerintah harus melihat temuan Ombudsman dalam kerangka perbaikan secara menyeluruh dan mendasar. Seperti kondisi overcrowded dan perlakuan terhadap warga binaan harus lebih manusiawi,” tegasnya.

Menurutnya, pembenahan sistem pemasyarakatan tidak hanya berhenti pada penindakan kasus, melainkan perbaikan fasilitas, sarana, dan prasarana yang layak agar masalah serupa tidak terulang kembali. Selain itu, paradigma pembinaan narapidana juga didorong agar bergeser dari sekadar orientasi pembalasan menjadi pemulihan (rehabilitasi), sehingga warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik.

Latar Belakang Pergantian Pimpinan

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melantik Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI bersama Radian Syam sebagai anggota untuk periode 2026–2031. Pergantian pucuk pimpinan ini dilakukan menyusul langkah Majelis Etik Ombudsman RI yang sebelumnya menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat kepada ketua terdahulu akibat pelanggaran etik berat dan keterlibatan dalam kasus suap.

Dengan kepemimpinan baru ini, publik—termasuk masyarakat di Jawa Barat dan Sukabumi—tentu menaruh asa besar agar Ombudsman RI semakin taring dalam mengawal transparansi, keadilan, dan kualitas pelayanan publik di Indonesia.

Ikuti terus perkembangan berita nasional dan informasi aktual lainnya hanya di sukabumilife.com!

Sumber: detiknews

(LS)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *