foto istimewa
SUKABUMI – Fasilitas publik di Lapang Merdeka (Lapdek) Kota Sukabumi kembali menjadi sorotan. Sebuah video yang memperlihatkan kondisi lapang basket beralih fungsi menjadi arena bermain mobil-mobilan anak-anak viral di media sosial dan memicu reaksi keras dari warganet.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok Fatwa Mantjanagara belum lama ini. Berdasarkan pantauan hingga Jumat (02/01/2026), unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 12,7 ribu kali dan memicu perdebatan hangat di kolom komentar.
“Gimana ini Pak, jadi semrawut gini,” tulis akun Fatwa Mantjanagara dalam unggahannya yang juga menandai akun media sosial Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi.
Bocil “Kuasai” Lapangan, Warga Olahraga Terganggu
Dalam rekaman video yang beredar, tampak suasana lapang basket Lapdek sangat padat. Ironisnya, area yang seharusnya steril untuk olahraga basket justru dipenuhi anak-anak yang asyik berlalu-lalang menyetir mobil-mobilan remote kontrol.
Tidak hanya mobil-mobilan, sejumlah anak-anak hingga orang dewasa juga dengan santai melintasi area lapangan menggunakan sepeda listrik. Di sudut lain, tampak beberapa pemuda tetap memaksakan diri bermain bola basket di ring sebelah utara, meski ruang gerak mereka sangat terbatas.
“Maksudnya apa ini? Negara bocil jadi menyerang di sini hey. Lapang basket ini, kenapa jadi pada di sini. Gimana ini Pak?” ujar suara seorang pria di dalam video tersebut mengekspresikan kekecewaannya.
Soroti Ketegasan Petugas dan Pemkot Sukabumi
Unggahan tersebut langsung diserbu puluhan komentar dari netizen Sukabumi. Banyak dari mereka yang mengeluhkan pudarnya fungsi Lapang Merdeka sebagai sarana olahraga akibat menjamurnya penyewaan mainan anak-anak yang tidak tertata.
baca juga:Viral di Medsos, Terduga Pelaku Kekerasan Anak di Tegalbuleud Ditangkap Polisi
“Sumraut (Semrawut, red) kitu sekarang mah lapdek teh,” tulis akun Dery di kolom komentar.
“Terlalu mementingkan hiburan, yang niat olahraga jadi minder,” timpal akun Zatryall.
Netizen juga menyoroti kinerja petugas di lapangan serta ketegasan Pemkot Sukabumi dalam menertibkan para pemilik usaha sewa mainan tersebut. Bahkan, ada yang membandingkannya dengan penataan fasilitas publik lainnya yang dinilai terbengkalai.
“Sare walkot na ge kang, hoream ngeberesna ge tingali pasar ge di antepkeun (Tidur Wali Kotanya juga kang, malas beresinnya. Lihat saja pasar juga dibiarkan),” kritik akun yoloyolo menggunakan bahasa Sunda.
“Nu puguh mah aparat na kurang tegas,” tambah akun Aldista.
Fasilitas Lain Ikut Imbas
Fenomena “invasi” wahana bermain anak ini ternyata tidak hanya terjadi di lapang basket. Netizen mengungkapkan bahwa arena skatepark di Lapang Merdeka juga mengalami nasib serupa. Arena yang dirancang khusus untuk papan seluncur tersebut kini kerap dijadikan perosotan darurat oleh anak-anak kecil.
“Tadi pagi main skate cuma kebagian sebentar soalnya banyak bocil main seluncuran di arena skate hadeuh,” keluh akun z.amisya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap ada langkah tegas dari pihak terkait, baik Satpol PP maupun dinas terkait, untuk mengembalikan fungsi Lapang Merdeka sebagai fasilitas olahraga yang aman dan nyaman bagi warga Kota Sukabumi. (SM)
sumber: Sukabumiku.id
(RR)









