foto istimewa
SUKABUMILIFE.COM, – Kue nastar tak pernah gagal menjadi primadona saat momen istimewa atau kumpul keluarga. Perpaduan adonan renyah nan gurih dengan isian selai nanas manis-asam yang lumer di mulut selalu bikin siapa saja ketagihan.
Namun, membuat nastar yang sempurna gampang-gampang susah. Banyak pemula mengeluhkan adonan nastar yang retak saat dioven, teksturnya terlalu keras, atau polesan oas (olesan kuning telur) yang kusam dan tidak mengkilap (glowing).
Nah, buat Wargi Sukabumi yang ingin membuat nastar sendiri dengan hasil mulus dan lumer, simak 5 tips rahasianya dari SukabumiLife.com berikut ini!
1. Gunakan Mentega (Butter) dan Margarin dengan Rasio Tepat
Kunci utama tekstur nastar yang lumer namun tidak mudah hancur terletak pada kombinasi lemaknya.
- Trik: Jangan gunakan 100% margarin (karena akan membuat tekstur terlalu padat/keras) dan jangan pula 100% butter (karena adonan akan sangat rapuh dan meleber saat dioven).
- Gunakan kombinasi 1:1 atau 2:1 antara margarin dan butter berkualitas. Pastikan juga tidak mengocok (mix) adonan terlalu lama—cukup 1–2 menit saja asal tercampur rata agar adonan tidak mengembang berlebihan dan bikin nastar retak.
baca juga:resep-bikin-rendang-sapi-yang-kelezatannya-dikenal-dunia-uph
2. Pastikan Selai Nanas Cukup Kering dan Pulen
Isian selai nanas yang masih basah atau berair merupakan penyebab utama adonan nastar menjadi retak dan cepat berjamur.
- Solusi: Masak selai nanas dengan api kecil hingga airnya benar-benar menyusut, warnanya mengkaramel (cokelat keemasan), dan teksturnya bisa dipulung.
- Tips Praktis: Pulung atau bulatkan selai nanas terlebih dahulu sesuai ukuran sebelum dimasukkan ke dalam adonan agar proses pengisian lebih cepat dan rapi.
3. Sangrai Tepung Terigu Terlebih Dahulu
Agar nastar terasa lebih renyah, lembut, dan tahan lama tanpa bahan pengawet, jangan lewatkan tahap ini.
- Sangrai tepung terigu protein rendah bersama daun pandan dengan api kecil hingga terasa ringan dan harum.
- Biarkan tepung hingga benar-benar dingin sebelum diayak dan dicampurkan ke dalam adonan basah.
4. Teknik Polesan Kuning Telur Agar Glowing dan Mulus
Tampilan nastar yang mengkilap cantik ala toko kue legendaris ada rahasianya pada bahan olesan dan waktu pemolesan.
- Bahan Olesan: Campurkan kuning telur (disarankan telur ayam kampung atau telur omega agar warnanya pekat) dengan sedikit minyak goreng dan susu kental manis.
- Waktu Poles: Jangan langsung memoles nastar di awal! Panggang nastar setengah matang terlebih dahulu (sekitar 15–20 menit), keluarkan dari oven, biarkan dingin sejenak, baru oleskan adonan kuning telur sebanyak 2 kali. Cara ini mencegah olesan menjadi pecah atau gosong.
5. Atur Suhu Oven Jangan Terlalu Panas
Suhu oven yang terlalu tinggi akan membuat bagian luar nastar cepat matang dan merekah, sementara bagian dalamnya belum matang sempurna.
- Panggang nastar pada suhu sedang, yaitu sekitar 130°C–150°C secara perlahan (api atas bawah atau disesuaikan dengan jenis oven masing-masing).
- Panggang hingga bagian bawah nastar berwarna kuning kecokelatan matang merata.
(NT)









