Antigagal dan Tetap Lembut Walau Dingin! Ini Tips Bikin Kue Bugis Ketan yang Kenyal dan Legit

foto ilustrasi

SUKABUMILIFE.COM, KULINER — Kue bugis merupakan salah satu kue tradisional Nusantara berbasis beras ketan yang tak pernah kehilangan penggemarnya di Sukabumi. Sensasi teksturnya yang kenyal berpadu sempurna dengan isian unti kelapa yang manis dan gurih, menjadikan kue berbungkus daun pisang ini langganan hadir di berbagai acara syukuran hingga suguhan akhir pekan.

Meski terlihat sederhana, membuat kue bugis yang pas cukup menantang. Bila salah olah, kulit kue bugis bisa menjadi keras setelah dingin, terlalu lengket di daun pisang, atau bahkan unti kelapanya cepat basi.

Bagi Wargi Sukabumi yang ingin membuat kue bugis sendiri di rumah dengan tekstur kenyal, lembut, dan tahan lama, yuk intip tips rahasianya berikut ini!

1. Gunakan Campuran Tepung Ketan dan Sedikit Kentang Kukus

Agar kulit kue bugis tidak lembek berlebihan tetapi tetap empuk dan tidak gampang keras saat dingin, tambahkan kentang kukus yang dihaluskan ke dalam adonan tepung ketan.

  • Perbandingannya cukup gunakan 1/4 bagian kentang kukus halus dari total berat tepung ketan.
  • Kentang memberikan tekstur lembut yang moist dan menjaga kelembapan kulit kue bugis bertahan seharian.

2. Tuang Santan Hangat Secara Bertahap

Saat menguleni adonan kulit, gunakan santan yang sudah dimasak hingga hangat (bukan panas mendidih atau dingin).

  • Tuang santan hangat sedikit demi sedikit sambil terus diuleni hingga adonan terasa kalis dan bisa dipulung (dapat dibentuk tanpa retak).
  • Jangan langsung menuangkan seluruh santan sekaligus agar adonan tidak terlalu lembek.

3. Olah Unti Kelapa Hingga Benar-Benar Kesat

Isian unti kelapa manis adalah “jiwa” dari kue bugis. Agar tidak gampang basi:

  • Gunakan kelapa parut setengah tua yang sudah dikupas bersih kulit arsirnya.
  • Masak gula merah, gula pasir, daun pandan, sedikit garam, dan air hingga larut, lalu masukkan kelapa parut.
  • Masak dengan api kecil sambil terus diacak-acak hingga kadar airnya menyusut dan teksturnya menjadi kesat namun tidak terlalu kering. Unti yang terlalu basah membuat kue cepat basi dan merembes ke kulit.

4. Layukan Daun Pisang dan Olesi Minyak

Kunci penampilan kue bugis yang cantik dan tidak menempel saat dibuka terletak pada persiapan daun pisang:

  • Layukan daun pisang terlebih dahulu di atas kompor atau dijemur sebentar agar elastis dan tidak mudah robek saat membungkus.
  • Sebelum adonan ditaruh, olesi bagian dalam daun pisang dengan sedikit minyak goreng. Ini wajib dilakukan agar kulit ketan tidak lengket di daun saat dikukus dan disantap.

5. Kukus dengan Api Sedang & Buka Tutup Panci Berkala

Proses pengukusan juga menentukan bentuk fisik kue bugis:

  • Panaskan kukusan hingga beruap banyak dan bungkus tutup panci menggunakan kain bersih agar tetesan air tidak menetes ke atas kue.
  • Kukus menggunakan api sedang selama kurang lebih 20–25 menit.
  • Buka tutup kukusan setiap 5–7 menit sekali untuk mengeluarkan uap panas berlebih. Cara ini mencegah adonan ketan mekar melebar berlebihan dan merusak bentuk bungkusan daun.

Selamat mencoba di dapur rumah masing-masing, Wargi Sukabumi! Kue bugis buatan Anda siap disajikan sebagai camilan manis pendamping teh hangat bersama keluarga tercinta.

baca juga:Tips Membuat Dimsum Mentai yang Gurih dan Meleleh, Cocok untuk Lidah Warga Sukabumi!

(RM)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *