Dua Pelajar SMPN 1 Cikembar Tewas dalam Kecelakaan “Adu Banteng” di Jalan Raya Palabuhan II Sukabumi

FOTO ISTIMEWA

SUKABUMI — Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Palabuhan II Km 16, Kampung Girijaya, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (12/9/2026) malam. Insiden “adu banteng” ini merenggut nyawa dua orang pelajar SMP yang masih duduk di kelas IX.

Kedua korban meninggal dunia diketahui bernama Alhamda Rijki Tri Januar dan Muhamad Rivan, yang merupakan siswa SMPN 1 Cikembar sekaligus warga Desa Bojongkembar.

baca juga:Truk Boks Hantam Tiang Telepon di Jampangkulon, Jadi Kecelakaan Ketiga dalam Sepekan

Kronologi dan Kondisi di Lokasi Kejadian

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan ini melibatkan dua unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi F 3356 TM dan F 6281 OY.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian tidak menemukan saksi mata yang melihat langsung detik-detik benturan antar-kendaraan tersebut.

  • Kondisi Jalan: Jalur di lokasi kejadian berupa jalan lurus dengan permukaan aspal yang baik dan kering.
  • Situasi Lalu Lintas: Arus lalu lintas terpantau lancar saat peristiwa terjadi.
  • Kendala Utama: Lokasi kecelakaan berada di area permukiman warga yang minim fasilitas, terutama tidak adanya penerangan jalan umum (PJU) sehingga kondisi malam hari menjadi gelap.

Sepeda motor Honda Beat berpelat nomor F 3356 TM dikendarai oleh Muhamad Rifan (14) yang membonceng Alhamda Rizky Tri Januar (14). Sementara itu, motor Honda Beat lainnya dengan nomor polisi F 6281 OY dikendarai oleh Rizki Rohmatulloh (25), seorang karyawan swasta asal Desa Parakanlima, Cikembar.

Rincian Korban Jiwa

  • Alhamda Rijki Tri Januar: Penumpang motor Honda Beat F 3356 TM ini dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami cedera kepala berat, patah leher, serta patah rahang bawah.
  • Muhamad Rifan: Pengendara motor yang sempat dilarikan dan mendapat penanganan medis intensif di RS Sekarwangi Cibadak dengan luka robek di dahi serta cedera leher, akhirnya juga tidak berhasil diselamatkan.

Ungkapan Duka Cita dari Pihak Sekolah

Kabar duka ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar sekolah. Melalui akun media sosial resminya, pihak SMPN 1 Cikembar menyampaikan belasungkawa atas kepergian kedua siswanya.

“Kami segenap keluarga besar SMPN 1 CIKEMBAR turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian ananda Alhamda Rijki Tri Januar Bin Acu dan ananda Muhamad Rivan Bin Peni atas musibah kecelakaan tadi malam,” tulis pihak sekolah.

Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan dan proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi.

sumber:detikjabar

(AAP)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *