Foto istimewa
SUKABUMILIFE.COM, SUKABUMI — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menegaskan keselamatan penumpang menjadi pertimbangan utama dalam keputusan membatalkan dua perjalanan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat dan sebaliknya pada Minggu (26/7/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah petugas menemukan gangguan teknis pada lokomotif KA 344 saat persiapan keberangkatan dari Stasiun Sukabumi pada pukul 10.50 WIB.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pemeriksaan teknis langsung dilakukan sesaat setelah gangguan terdeteksi. Pihak KAI juga berkoordinasi secara intensif dengan jajaran operasi, sarana, dan pengendali perjalanan kereta api.
“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Keputusan pembatalan perjalanan diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keandalan sarana. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI,” ujar Franoto.
Baca juga: Dinsos-Kota-Sukabumi-Lansia
Pertimbangan Operasional dan Dampak Pelanggan
Menurut Franoto, KAI sempat menyiapkan lokomotif pengganti yang dikirim dari Depo Cipinang. Namun, setelah mempertimbangkan estimasi waktu tempuh lokomotif, kesiapan rangkaian, serta dampaknya terhadap pola operasional di lintas Sukabumi–Cipatat, perusahaan akhirnya memutuskan untuk membatalkan perjalanan KA 343 dan KA 344.
Langkah tegas ini dilakukan agar seluruh perjalanan kereta tetap memenuhi standar keselamatan yang tinggi, sekaligus menghindari gangguan yang lebih luas pada jadwal perjalanan kereta api lainnya.
Tercatat sebanyak 1.819 pelanggan terdampak oleh pembatalan ini. KAI memastikan seluruh penumpang memperoleh pengembalian biaya tiket (refund) sebesar 100 persen tanpa potongan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jadwal Sore Kembali Normal
Di sisi lain, setelah proses pemeriksaan dan penanganan teknis selesai dilakukan, KAI memastikan perjalanan KA 346 Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat yang dijadwalkan berangkat pukul 16.45 WIB dapat berjalan dan beroperasi secara normal.
“Kami memahami pembatalan ini mengganggu rencana perjalanan pelanggan. Petugas kami di lapangan terus memberikan pelayanan, informasi, serta membantu mengarahkan pelanggan menuju alternatif transportasi lain yang tersedia,” pungkas Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan sarana dan melakukan evaluasi berkala agar pelayanan transportasi kereta api kepada masyarakat tetap aman, andal, dan nyaman.
Sumber: Sukabumiku.id
(NK)









