Geger Video Diduga Pocong Beredar di Sukabumi, Begini Fakta Sebenarnya

foto istimewa

SUKABUMI — Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah rekaman video berdurasi 29 detik yang menampilkan bayangan putih menyerupai pocong. Berdasarkan informasi yang beredar, objek misterius yang terekam jelas pada detik ke-20 tersebut berlokasi di wilayah Kampung Cirawa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Menanggapi keresahan serta simpang siur informasi di tengah masyarakat, Pemerintah Desa Nyalindung bergerak cepat memberikan klarifikasi resmi guna meredam kepanikan warga.

Dikonfirmasi Lokasinya, Namun Video Lama

Kepala Desa Nyalindung, Asep HAS, membenarkan bahwa titik lokasi pengambilan gambar dalam video viral tersebut memang berada di wilayah administratif desanya. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa konten tersebut merupakan rekaman lama yang sengaja diunggah ulang oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

“Betul itu lokasinya ada di Cirawa. Namun, itu video lama yang diunggah kembali,” ujar Asep, Senin (28/9/2026).

Berdasarkan penelusuran pihak desa, video itu awalnya didokumentasikan oleh rombongan wisatawan asal Kabupaten Cianjur yang menggunakan kendaraan bak terbuka (pikap). Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan dalam perjalanan pulang usai berlibur dari kawasan Pantai Palabuhanratu pada momen libur Hari Raya Idulfitri, sekitar bulan Maret 2026 lalu.

baca juga:Ditandai Dentuman Tambur dan Plara Fest, Rangkaian Hari Jadi ke-156 Kabupaten Sukabumi Resmi Dimulai

“Kejadiannya itu pada Maret lalu dan sepertinya itu warga tetangga di Kabupaten Cianjur yang merekamnya saat pulang melintasi Cirawa setelah liburan ke Palabuhanratu,” terangnya.

Imbauan Pemerintah Desa: Tetap Tenang dan Bijak Bermedia Sosial

Dengan terungkapnya fakta di balik video viral ini, pihak desa mengimbau masyarakat, khususnya warga Sukabumi dan sekitarnya, agar tidak mudah terpancing oleh narasi mistis maupun informasi yang belum jelas kebenarannya.

Asep meyakini bahwa tingkat literasi digital warga di wilayahnya kini sudah semakin baik, sehingga masyarakat dapat lebih rasional dalam memilah dan menyikapi informasi yang berseliweran di media sosial.

“Saya mengimbau warga untuk tetap tenang dan bijak dalam menanggapi fenomena tersebut. Warga Desa Nyalindung sudah cukup cerdas dan rasional dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial,” pungkasnya.

sumber:liputan6.com

(AAP)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *