Foto istimewa
Sukabumilife.com — Kasus viral dugaan kecurangan yang dilakukan oleh oknum pedagang ikan di kawasan wisata Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian serius dari Dinas Pariwisata setempat. Kasus ini dinilai berpotensi merusak citra positif pariwisata yang selama ini dibangun.
Menyikapi hal tersebut, jajaran lintas instansi langsung menggelar pertemuan khusus di Aula Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPPN) pada Selasa (07/06/2026) untuk mencari solusi konkret.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa kenyamanan dan rasa aman wisatawan wajib menjadi prioritas utama bagi seluruh elemen, termasuk dalam aktivitas ekonomi seperti berbelanja oleh-oleh.
“Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat pemandangan dan bermain, tapi juga untuk berbelanja produk lokal,” ujar Ali Iskandar di sela-sela rapat.
Ali menjelaskan, pengalaman berwisata merupakan satu kesatuan yang utuh. Jika wisatawan mendapatkan pengalaman buruk saat bertransaksi, hal itu akan mencoreng nama baik destinasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kejujuran dan transparansi dalam proses jual beli.
Baca juga:Viral! Bocah Perempuan di Sukaraja Sukabumi Luka Parah Jadi Korban Begal HP
Soroti Penyusutan Berat Timbangan yang Tidak Wajar
Dalam rapat tersebut, Dinas Pariwisata juga menyoroti modus kecurangan terkait penyusutan berat ikan. Ali menilai, jika penyusutan berat timbangan setelah dibawa pulang mencapai hingga setengah dari jumlah yang dibeli, hal tersebut sudah sangat tidak wajar dan merugikan konsumen.
Sebagai langkah nyata untuk menjaga citra Palabuhanratu, pemerintah daerah bersama komunitas pedagang menyepakati beberapa poin penting:
- Pembenahan Sistem Jual Beli: Melakukan penataan dan standarisasi alat timbang yang digunakan pedagang.
- Peningkatan Pelayanan: Memberikan edukasi kepada pedagang agar menerapkan prinsip pariwisata yang ramah dan jujur.
- Edukasi Wisatawan: Meningkatkan imbauan dan informasi edukatif agar pengunjung lebih waspada serta teliti saat bertransaksi.
Langkah tegas ini diharapkan mampu mengembalikan sekaligus menjaga kepercayaan para pelancong. Dengan sistem yang lebih tertata, Palabuhanratu ditargetkan tetap menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Sukabumi yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi siapa saja.
Sumber: SukabumiLife.com
(RR)









