foto istimewa
SUKABUMILIFE.COM — Penanganan insiden kebakaran hebat yang melanda tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, hingga kini masih terus dilakukan. Lokasi tersebut merupakan tempat di mana seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) menghembuskan napas terakhirnya saat berjuang memadamkan api.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa fokus utama penanganan saat ini adalah mengatasi bara api yang tersembunyi di bawah tumpukan sampah mendalam.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kadiskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa meski permukaan tumpukan sampah tampak basah, kepulan asap tebal masih mengindikasikan adanya potensi perambatan api hingga kedalaman 1–2 meter.
“Petugas damkar telah membuka sejumlah titik tumpukan sampah agar air bisa menjangkau bagian bawah. Sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai mengangkut sampah di area yang sudah dinyatakan aman,” ujar Marulina dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Lahan Pembuangan Sampah Ilegal
Marulina menegaskan, lokasi kebakaran tersebut bukanlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi. Area itu selama ini sering dimanfaatkan oknum warga untuk membuang sampah secara ilegal hingga menumpuk tinggi.
Menanggapi hal ini, Pemprov DKI Jakarta berencana memperketat pengawasan dan menerjunkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Dinas Lingkungan Hidup untuk mengusut kasus tersebut.
“Per Senin besok, PPNS DLH akan melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran. Pihak yang terbukti melakukan pembuangan sampah ilegal akan dikenakan sanksi tegas,” tambahnya.
Masyarakat juga diimbau untuk menyetop praktik pembuangan sampah sembarangan dan mulai menggalakkan pemilahan sampah dari rumah sesuai Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026.
baca juga:Revina Alvira, Pedangdut Berbakat Asal Sukabumi Kembali Viral Lewat Lagu “Gara-Gara Sebotol”
Duka di Tengah Tugas Pemadaman
Kebakaran ini pertama kali dilaporkan pada Sabtu (1/8/2026) pukul 07.02 WIB. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyebutkan bahwa pihaknya mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 50 personel ke lokasi kejadian.
“Api berhasil dilokalisir pukul 11.35 WIB, dan proses pendinginan dimulai pukul 13.15 WIB untuk mengurai material yang mudah terbakar,” jelas Bayu.
Di tengah perjuangan menaklukkan si jago merah, musibah duka menimpa tim petugas. Seorang petugas damkar bernama Andriyono, yang menjabat sebagai Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, meninggal dunia saat bertugas. Almarhum sempat mengeluhkan nyeri dada sebelum akhirnya dinyatakan wafat.
“Dinas Gulkarmat DKI Jakarta turut berdukacita yang mendalam atas wafatnya Bapak Andriyono,” tutur Bayu.
sumber:detiknews
(RM)









