foto ilustrasi
SUKABUMI, sukabumilife.com — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi tengah gencar menyosialisasikan program Be Star International (Bestari) di berbagai kecamatan, seperti Citamiang, Baros, Warudoyong, dan Cibeureum. Program ini menjadi angin segar bagi warga Sukabumi yang ingin meniti karier internasional secara legal, aman, dan dengan gaji yang menjanjikan.
Namun, karena program ini berfokus pada pembentukan tenaga kerja high skill (keterampilan tinggi) dan profesional, persaingannya tentu memerlukan persiapan yang matang.
Bagi Anda warga Kota Sukabumi yang tertarik bergabung, berikut adalah 5 tips penting agar bisa lolos dan siap diberangkatkan lewat Program Bestari:
1. Tentukan Negara Tujuan dan Pelajari Bahasanya
Pasar kerja internasional sangat bergantung pada kemampuan komunikasi. Jika Anda mengincar negara seperti Jepang, Korea Selatan, atau negara-negara di Eropa, mulailah mempelajari dasar-dasar bahasanya sejak dini. Memiliki modal bahasa awal akan menjadi nilai plus yang besar saat Anda mengikuti pelatihan dari Disnaker.
2. Asah Keterampilan Khusus (Hard Skill)
Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menegaskan bahwa program ini mencari tenaga kerja yang cakap dan profesional. Ketahui minat dan keahlian Anda—apakah di bidang manufaktur, keperawatan (caregiver), perhotelan, atau teknologi. Ikuti sertifikasi atau pelatihan lokal terlebih dahulu untuk memperkuat portofolio Anda.
3. Pantau Informasi Resmi di Kecamatan atau Kantor Disnaker
Karena sosialisasi saat ini difokuskan di tingkat kecamatan (Citamiang, Baros, Warudoyong, dan Cibeureum), jangan ragu untuk aktif bertanya kepada petugas kecamatan setempat atau langsung datang ke kantor Disnaker Kota Sukabumi. Pastikan Anda mendapatkan informasi valid mengenai jadwal pendaftaran, kuota, dan dokumen persyaratan.
baca juga:Videonya Viral, Polisi Berhasil Amankan Pemotor Ugal-ugalan di Cicurug Sukabumi
4. Siapkan Dokumen Administrasi Utama
Jangan menunggu pendaftaran dibuka baru sibuk mengurus berkas. Mulailah mencicil dan merapikan dokumen-dokumen dasar, seperti:
- KTP Kota Sukabumi dan Kartu Keluarga (KK).
- Ijazah pendidikan terakhir.
- Akta Kelahiran.
- Kartu Kuning (AK-1) yang dikeluarkan oleh Disnaker.
5. Jaga Kondisi Fisik dan Mental
Bekerja di luar negeri tidak hanya butuh otak yang cerdas, tapi juga fisik yang prima dan mental yang kuat untuk menghadapi culture shock (perbedaan budaya). Skema penempatan legal biasanya mewajibkan tes kesehatan (medical check-up) yang cukup ketat. Mulailah menerapkan pola hidup sehat dari sekarang.
Catatan Redaksi: Berhati-hatilah terhadap oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan program dengan meminta imbalan uang. Program Bestari adalah komitmen resmi Pemerintah Kota Sukabumi untuk melindungi warganya dari jalur pekerja migran ilegal (TPPO).
(AGS)









