Gambar istimewa
SUKABUMI – Sejumlah peristiwa penting dan krusial terjadi di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi sepanjang pekan ini. Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh isu mistis teror ketuk pintu yang meresahkan warga di Kecamatan Sukaraja, hingga pengungkapan kasus hukum memilukan terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa seorang mojang asal Cisaat yang diduga dijual ke negeri tirai bambu, China.
Berbagai peristiwa tersebut sukses menyedot perhatian publik dan menjadi sorotan utama pembaca. Melalui rangkuman mingguan ini, SukabumiLife.com menghadirkan kembali kilas balik 8 berita terpopuler yang paling ramai dibicarakan sepanjang sepekan terakhir agar Anda tetap mendapatkan informasi yang akurat.
1. Penyu Dewasa Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Ujunggenteng
Seekor penyu dewasa ditemukan mati terdampar di pesisir Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu pagi (21/9/2025). Penyu dengan bobot diperkirakan mencapai 50–70 kilogram tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi terombang-ambing ombak sebelum akhirnya terseret ke dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujunggenteng. Kematian satwa dilindungi ini memperpanjang daftar hitam kasus serupa di pesisir selatan Sukabumi.
BACA JUGA:Penyu Dewasa Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Ujunggenteng
2. Misteri Sosok di Balik Teror Ketuk Pintu di Sukaraja
Isu mahluk gaib dan teror ketuk pintu serta jendela rumah sempat memicu kepanikan warga Sukabumi. Titik terang mulai terungkap setelah sebuah akun Facebook membagikan rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan sosok pria misterius bertopi yang diduga kuat menjadi dalang di balik teror ketuk pintu di wilayah Kecamatan Sukaraja. Pihak kepolisian pun turun tangan menyelidiki keaslian video guna meredam keresahan masyarakat.
BACA JUGA:Sosok di Balik Teror Ketuk Pintu di Sukaraja Sukabumi Terungkap? Ini Kata Warganet!
3. Satu Penambang Tewas di Lahan Tambang Ilegal Lengkong
Insiden maut kembali mengguncang aktivitas pertambangan rakyat tanpa izin di Kabupaten Sukabumi. Seorang penambang dilaporkan tewas di tempat akibat menghirup gas beracun saat beraktivitas di dalam lubang galian yang terletak di Blok Cigalumpit, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong—sebuah kawasan yang merupakan lahan eks perkebunan PT Sindu Agung. Dalam peristiwa kelam pada Selasa siang (23/9/2025) ini, satu penambang lainnya berhasil diselamatkan namun harus menjalani perawatan intensif.
BACA JUGA:Tambang Ilegal di Lengkong Sukabumi Renggut Korban Jiwa, Seorang Tewas Diduga Keracunan Gas
4. Pemkot Sukabumi Klaim Kerja Sama Pengelolaan Wakaf Sesuai Aturan
Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akhirnya angkat bicara mengenai polemik kerja sama pengelolaan wakaf dengan pihak nadzir (YPPDB). Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Yudi Pebriansyah, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut sudah berada di jalur yang benar (on the track). Prosesnya telah mengedepankan asas transparansi dan sepenuhnya tunduk pada payung hukum Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.
BACA JUGA:Kabag Hukum Pemkot Sukabumi Akhirnya Angkat Bicara, Klaim Kerjasama YPPDB Sudah Sesuai Aturan
5. Sesar Bayah-Salak Picu Rentetan Gempa Puluhan Kali di Sukabumi
Guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,0 yang terjadi pada Sabtu (20/9/2025) dini hari memicu kerusakan sejumlah bangunan rumah warga di Kecamatan Kabandungan. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, menerangkan bahwa gempa bumi yang disusul oleh puluhan kali gempa aktivitas mikro tersebut dipicu oleh pergerakan aktif Sesar Bayah–Salak khususnya pada Segmen Cianten.
BACA JUGA:Gempa Puluhan Kali Sukabumi Dipicu Sesar Bayah-Salak, Ini Penjelasan Badan Geologi
6. Berita Pilu: 32 Siswa SMK di Palabuhanratu Keracunan Makanan
Kasus kedaruratan pangan menimpa dunia pendidikan di Sukabumi. Sebanyak 32 siswa SMK Doa Bangsa Palabuhanratu dilarikan ke puskesmas terdekat setelah mengeluhkan pusing, mual, dan muntah massal pada Rabu (24/9/2025). Mereka diduga kuat mengalami keracunan pasca-mengonsumsi paket Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pihak Dinas Kesehatan dan nakes langsung mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium.
BACA JUGA:32 Siswa SMK Doa Bangsa Palabuhanratu Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis
7. Tangis Haru Sambut Kepulangan TKW Ciracap yang Hilang 16 Tahun
Suasana haru biru menyelimuti keluarga Saodah (56), warga Kampung Nangerang, Desa Purasedar, Kecamatan Ciracap. Perempuan yang sempat dianggap telah meninggal dunia karena hilang kontak tanpa kabar sejak berangkat menjadi ART ke Timur Tengah pada April 2009 silam, akhirnya berhasil pulang. Sayangnya, kepulangannya membawa trauma mendalam akibat kisah kelam penyiksaan fisik dan penyekapan yang ia alami selama belasan tahun di sana.
BACA JUGA:16 Tahun Dianggap Meninggal, Saodah Akhirnya Pulang ke Sukabumi dengan Luka dan Air Mata
8. Kakak Beradik Pelaku TPPO Wanita Cisaat ke China Diringkus
Kasus kejahatan perdagangan manusia berskala internasional berhasil dibongkar oleh pihak kepolisian. Tim gabungan Polres Sukabumi Kota dan Polda Jabar sukses meringkus dua pelaku yang merupakan kakak beradik berinisial JA dan Y di wilayah Cianjur. Kedua pelaku diduga kuat menjadi otak penyelundupan korban bernama Reni Rahmawati (23), warga Cisaat, Sukabumi, yang dijual ke negara China dengan modus iming-iming pernikahan pesanan (mail-order bride). Polisi kini masih memburu empat pelaku lainnya.
BACA JUGA:Dua Pelaku TPPO Wanita Cisaat Diringkus
Demikian rangkuman berita utama di Sukabumi dalam sepekan terakhir. Pastikan Anda terus memperbarui informasi dengan membaca berita lengkapnya hanya di laman resmi SukabumiLife.com. Tetap waspada dan selamat berakhir pekan!
Sumber : sukabumiku.id









