Foto istimewa
SukabumiLife.com – Pakaian rajut bergaya longgar atau yang akrab disebut baju “robak” (rompi/baju rajut acak/longgar) kini kembali menjadi tren di kalangan anak muda Sukabumi. Selain memberikan kesan yang estetis dan kasual, baju rajut jenis ini sangat cocok dipadupadankan untuk nongkrong di kafe-kafe sejuk kawasan Selabintana atau jalan-jalan santai di Lapang Merdeka.
Alih-alih membelinya di toko fesyen, membuat baju robak sendiri atau Do It Yourself (DIY) ternyata memberikan kepuasan tersendiri. Proses merajutnya pun dinilai bisa menjadi sarana relaksasi atau healing yang menyenangkan di akhir pekan.
Bagi Anda para pemula yang tertarik mencoba, berikut adalah panduan dan cara mudah merajut baju robak longgar sendiri di rumah:
Baca juga: Tips Sehat: Cara Efektif Mengecilkan Lingkar Pinggang Secara Alami
1. Siapkan Alat dan Bahan yang Tepat
Untuk membuat baju rajut dengan gaya longgar dan jatuh di badan, pemilihan bahan sangat menentukan. Berikut perlengkapan yang perlu Anda siapkan:
- Benang Rajut: Pilih benang yang lembut dan agak jatuh seperti benang katun susu (milk cotton) atau benang akrilik berukuran sedang.
- Jarum Rajut (Hakpen/Knitting Needles): Gunakan ukuran jarum yang sedikit lebih besar dari rekomendasi ukuran benang. Teknik ini adalah kunci utama agar hasil rajutan Anda terlihat renggang, fleksibel, dan memberikan efek “robak” yang pas.
- Alat Pendukung: Gunting, pita pengukur, dan peniti penanda rajutan (stitch marker).
2. Ukur Badan dengan Konsep Oversized
Karena Anda ingin membuat baju yang longgar, ambil meteran kain dan ukur lingkar dada Anda. Setelah mendapatkan ukuran asli, tambahkan sekitar 10–15 cm pada hasil pengukuran tersebut. Ini dilakukan agar baju rajut yang dihasilkan nanti memiliki potongan yang loose dan nyaman saat dipakai.
3. Gunakan Pola Dasar yang Sederhana
Bagi pemula, jangan mempersulit diri dengan pola yang rumit. Anda bisa menggunakan teknik rajutan dasar seperti Double Crochet (DC) jika menggunakan hakpen (merajut tunggal), atau teknik Garter Stitch jika menggunakan dua jarum (knitting).
- Buatlah dua lembar rajutan berbentuk persegi panjang besar: satu lembar untuk bagian depan dan satu lembar untuk bagian belakang.
4. Satukan Bagian Depan dan Belakang
Setelah kedua lembar persegi panjang tersebut selesai, saatnya menyatukan kedua bagian menggunakan jarum tapestri atau benang sisa.
- Jahit bagian bahu kanan dan kiri, namun sisakan lubang di bagian tengah untuk leher.
- Selanjutnya, jahit bagian samping kanan dan kiri dari bawah ke atas, dan pastikan Anda menyisakan lubang yang cukup besar di bagian atas sebagai lubang lengan.
5. Tahap Akhir (Finishing)
Jika Anda ingin membuat rompi robak, Anda tinggal merapikan sisa-sisa benang di ujung jahitan. Namun, jika Anda menginginkan baju robak berlengan panjang, Anda tinggal menyambung rajutan baru secara melingkar pada lubang lengan yang sudah disisakan tadi hingga mencapai panjang pergelangan tangan yang diinginkan.
(NK)









