PD Waluya Kota Sukabumi Susun Strategi Ekspansi, 11 Sektor Usaha Baru Tengah Disiapkan

Foto istimewa

SUKABUMI — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Sukabumi, PD Waluya, mulai menyusun strategi matang dalam pengembangan bisnis dengan membuka peluang usaha di berbagai sektor potensial. Langkah berani ini diambil sebagai upaya memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mendongkrak kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pelaksana tugas (Plt) Direktur PD Waluya, Agung Dugaswara, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memetakan sejumlah bidang usaha yang dinilai memiliki prospek menjanjikan untuk dikembangkan dalam beberapa tahun ke depan.

Kendati demikian, Agung menegaskan proses ekspansi ini tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Setiap rencana lini bisnis baru wajib melalui proses kajian mendalam, mulai dari analisis peluang pasar, tingkat kebutuhan masyarakat, potensi keuntungan, hingga mitigasi risiko investasi.

“Prinsipnya kami ingin pengembangan usaha berjalan sehat dan terukur. Jadi setiap sektor yang akan dijalankan harus benar-benar memiliki peluang berkembang serta memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat,” ujar Agung, Kamis (21/5/2026).

Baca juga:H. Dadang Hermawan Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharam Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Siap Garap Multi Usaha: Dari Kesehatan hingga Energi Alternatif

Agung menyebutkan, terdapat sedikitnya 11 sektor usaha yang masuk dalam proyeksi peta jalan (roadmap) pengembangan perusahaan. Diversifikasi usaha ini dianggap vital agar perusahaan daerah memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan tidak hanya mengandalkan satu sumber pemasukan saja.

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi telah resmi menetapkan perubahan status Perusahaan Daerah (PD) Waluya menjadi PT SEBUMI (Perseroda Sebumi). Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Raden Kusumo Hutaripto, memaparkan bahwa transformasi ini merupakan amanat dari PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

“Ke depan PT SEBUMI akan bergerak sebagai BUMD multi usaha di bidang perdagangan kesehatan, pariwisata, properti, pengelolaan pasar, pengelolaan parkir off-street, pengolahan energi alternatif, ketenagakerjaan, periklanan, jasa kurir, hingga perbengkelan,” jelas Raden Kusumo.

Tetap Prioritaskan Lini Utama dan Pelayanan Publik

Meski tengah bersiap melakukan ekspansi besar-besaran, PD Waluya menegaskan tidak akan melupakan bisnis utamanya. Saat ini, penguatan usaha optik tetap menjadi prioritas utama dengan menggencarkan program sosial.

Melalui metode jemput bola, PD Waluya aktif menggelar pelayanan pemeriksaan mata gratis dan penyediaan kacamata dengan harga terjangkau yang bekerja sama dengan berbagai puskesmas di wilayah Kota Sukabumi.

“Kami tetap fokus memperkuat usaha yang sudah berjalan sambil menunggu regulasi selesai. Ketika aturan sudah rampung, perusahaan siap bergerak lebih luas,” tambah Agung.

Saat ini, implementasi penuh dari perluasan 11 sektor usaha tersebut masih menunggu penyelesaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di DPRD Kota Sukabumi yang akan menjadi payung hukum resmi bagi PT SEBUMI untuk melangkah ke babak baru yang lebih modern, adaptif, dan kompetitif.

Sumber : Sukabumiku.id

(NK)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *