Kolaborasi Pemkab dan Dermawan Bantu Korban Kebakaran Maut di Sukabumi

foto istimewa

SukabumiLife.com — Suasana duka sekaligus kehangatan gotong royong menyelimuti Kampung Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (5/7/2026). Bupati Sukabumi, Asep Japar, meninjau langsung lokasi kebakaran maut yang sebelumnya merenggut nyawa Eni (33), seorang ibu rumah tangga setempat. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ini untuk memastikan penanganan keluarga korban berjalan maksimal.

Didampingi jajaran Muspika yang terdiri dari Camat, Kapolsek, dan Danramil, pria yang akrab disapa Asjap ini menyampaikan apresiasi atas gerak cepat berbagai pihak yang bahu-membahu mengalirkan bantuan.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang ingin membantu pembangunan kembali rumah yang terkena musibah kebakaran. Alhamdulillah, di sini dari beberapa titik, saya didampingi Danramil, Kapolsek, Camat, dan juga dari Dinas Sosial,” ujar Asep Japar di lokasi kejadian.

Skema Penanganan Pemkab Sukabumi

Asjap menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi telah menyusun skema penanganan komprehensif bagi keluarga korban. Penanganan ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan, melainkan juga masa depan psikis dan ekonomi keluarga yang ditinggalkan.

Beberapa poin penanganan utama dari Pemkab meliputi:

  • Pembangunan Hunian: Membangun kembali rumah yang ludes terbakar di lokasi semula, dengan penyesuaian posisi demi faktor keamanan.
  • Jaminan Logistik & Kesehatan: Memenuhi kebutuhan pangan harian serta mendampingi penuh perawatan medis bagi Arya (3), balita korban luka bakar.
  • Santunan Duka: Memastikan santunan bagi korban meninggal dunia langsung diurus oleh pemerintah daerah.

Momen haru sempat tersaji saat Bupati berbincang dengan Alal (40), suami dari mendiang Eni. Alal diketahui baru saja pulang merantau dari Sulawesi selama 2 tahun 4 bulan untuk bekerja serabutan demi menghidupi keluarganya.

Mengetahui kondisi Alal yang kini harus berstatus orang tua tunggal, Asjap berjanji akan mencarikan pekerjaan layak di Sukabumi.

“Insyaallah kita nanti akan kondisikan lah supaya bapaknya juga bisa usaha di sini, agar bisa fokus mengasuh anaknya,” jelas Asjap.

Baca juga:Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Banjir Dukungan dari Para Dermawan

Kepala Desa Cibodas, Ibadullah Muchtar, mengonfirmasi bahwa kepedulian dari berbagai elemen masyarakat dan tokoh publik terus mengalir deras untuk keluarga Alal.

Berikut adalah rincian dukungan awal yang telah terkonfirmasi:

Pihak DermawanBentuk Bantuan / Komitmen
Iman Adinugraha (Anggota DPR RI)Uang tunai Rp 10 juta beserta jaminan biaya pendidikan bagi anak korban.
Pihak Kepolisian (Polsek & Kanit Narkoba)Komitmen membangun kembali rumah korban sekaligus mengisi perabotannya.
H. Muhammad Hermawan / H. Bram (Ketua DPC GRIB Jaya)Membangunkan warung sebagai modal usaha mandiri bagi keluarga korban.
Ibadullah Muchtar (Kepala Desa Cibodas)Santunan pribadi sebesar Rp 3 juta dan mengerahkan warga bersihkan puing bangunan.

“Saya berharap ada beberapa dermawan lainnya yang sudi untuk menyumbangkan, karena menurut saya ini memang wajib kita bantu,” tutur Ibadullah.

Kondisi Terkini Balita Arya

Kabar baik juga datang dari perkembangan kesehatan Arya (3), anak bungsu mendiang Eni yang sempat terjebak di dalam kobaran api namun berhasil diselamatkan oleh pamannya.

Balita yang menderita luka bakar tersebut saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD R. Syamsudin, S.H. (Bunut). Berdasarkan laporan langsung dari tim dokter yang menangani, kondisi Arya alhamdulillah sudah berangsur membaik dan stabil.

Mendiang Eni diketahui meninggalkan dua orang anak, yaitu Arya dan kakaknya yang berusia 12 tahun yang berhasil selamat dari musibah kebakaran maut tersebut.

(LS)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *