Foto istimewa
SUKABUMIlife.com – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor usaha mikro. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag), ratusan calon wirausaha dibekali keterampilan praktis dan pengetahuan bisnis melalui Pelatihan Vokasi yang digelar di SMKN 3 Kota Sukabumi.
Program yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tersebut menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam mencetak pelaku usaha baru yang mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis.
Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Diskumindag Kota Sukabumi, Hery Purnomo, menjelaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan dalam dua gelombang dengan total 264 peserta. Setiap angkatan diisi oleh 132 peserta yang dibagi ke dalam kelas-kelas spesifik sesuai bidang keterampilan.
“Pelatihan kami laksanakan dalam dua angkatan agar proses pembelajaran lebih optimal, terutama pada sesi praktik. Peserta dapat memilih konsentrasi cooking, baking, merajut, maupun digital marketing sesuai minat dan potensi mereka,” ujar Hery.
Baca juga : Viral di Medsos, Aktivitas Tambang Tanpa Izin di Lengkong Sukabumi Resmi Dihentikan
Menurut Hery, peserta pelatihan merupakan masyarakat yang memiliki semangat berwirausaha tinggi, baik yang sudah menjalankan usaha mikro maupun mereka yang masih berada pada tahap awal merintis bisnis. Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali materi manajerial, pengembangan produk, hingga strategi pemasaran digital.
“Harapan kami, pelatihan ini mampu melahirkan wirausaha baru yang tidak hanya terampil, tetapi juga profesional dalam mengelola usaha serta lihai memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar,” tambahnya.
Proses seleksi peserta dilakukan secara terbuka dengan memprioritaskan warga ber-KTP Kota Sukabumi yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa, terutama dari kelompok usia produktif. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang melampaui kuota, mencerminkan besarnya minat warga untuk naik kelas sebagai pelaku usaha.
Pendampingan Berkelanjutan dan Akses Modal Komitmen Diskumindag tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Hery menegaskan, pihaknya telah menyiapkan program pendampingan lanjutan bagi peserta yang menunjukkan perkembangan signifikan. Selain monitoring berkala, pemerintah juga memfasilitasi akses kemitraan dengan lembaga perbankan untuk mendukung permodalan.
“Kami ingin program ini memberikan dampak nyata. Setelah memiliki keterampilan, peserta akan terus kami dampingi dan dipertemukan dengan pihak perbankan agar mereka memiliki akses pembiayaan yang memadai untuk mengembangkan usahanya,” pungkas Hery.
Melalui program pelatihan vokasi ini, Pemerintah Kota Sukabumi optimis dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru dan memperkokoh ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sumber : sukabumiku.id
(AA)









