foto ilustrasi
SUKABUMI, Sukabumilife.com – Warga Sukabumi dan sekitarnya pasti merasakan belakangan ini cuaca sering kali tidak menentu. Hujan yang turun tiba-tiba membuat kelembapan udara meningkat drastis. Nah, salah satu masalah musiman yang paling sering bikin pusing emak-emak dan anak kos saat cuaca seperti ini adalah jemuran yang susah kering, bau apek, hingga munculnya bintik jamur hitam pada pakaian.
baca juga:Musim Hujan Mulai Berkurang, Ini 8 Langkah Mencegah Ular Masuk ke Rumah
Pakaian yang lembap dan berjamur tentu tidak nyaman dipakai dan bisa memicu iritasi kulit. Tapi tenang, jangan kesal dulu!
Bagi Anda yang sedang menghadapi drama jemuran ini, Sukabumilife.com punya 5 tips ampuh untuk mencegah jamur dan bau apek pada pakaian selama musim basah ini. Yuk, simak!
1. Jangan Tumpuk Pakaian Kotor Terlalu Lama
Kesalahan kecil yang sering dilakukan adalah membiarkan pakaian kotor—apalagi yang sempat terkena keringat atau rintik hujan—menumpuk di dalam keranjang tertutup selama berhari-hari. Kondisi gelap dan lembap ini adalah surga bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Sebaiknya, segera cuci pakaian Anda atau gantung terlebih dahulu pakaian yang basah sebelum masuk keranjang cuci.
2. Manfaatkan Cuka Putih atau Baking Soda saat Mencuci
Jika baju Anda sudah telanjur mengeluarkan bau kurang sedap, detergen biasa kadang tidak cukup. Cobalah tambahkan 1-2 sendok makan baking soda atau secangkir kecil cuka putih ke dalam bilasan pertama. Kedua bahan dapur ini sangat efektif membunuh bakteri penyebab bau apek dan membantu merontokkan spora jamur yang mulai menempel di serat kain.
3. Beri Jarak yang Cukup saat Menjemur
Saat menjemur di dalam ruangan atau di bawah kanopi, pastikan Anda memberikan jarak minimal 5-10 cm antar-gantungan baju (hanger). Jangan menjemur pakaian secara berlapis atau terlalu rapat. Jarak yang renggang akan membuat sirkulasi udara mengalir lebih lancar, sehingga proses penguapan air pada kain menjadi lebih cepat meskipun tanpa sinar matahari langsung.
4. Maksimalkan Angin dari Kipas atau Exhaust Fan
Kalau matahari sama sekali tidak muncul, jangan ragu untuk menjemur pakaian di dalam ruangan terbuka yang dibantu dengan embusan kipas angin. Arahkan kipas langsung ke deretan jemuran untuk mengusir kelembapan yang terperangkap di sela-sela pakaian. Langkah ini dinilai jauh lebih efektif ketimbang mendiamkan baju kering dengan sendirinya di ruangan yang pengap.
5. Gunakan Serap Air (Dehumidifier) di Dalam Lemari
Setelah pakaian kering dan disetrika, perjuangan belum selesai. Udara kamar yang lembap bisa masuk ke dalam lemari pakaian dan memicu jamur. Solusinya, letakkan produk serap air (dehumidifier bag/kotak) atau beberapa butir kapur barus di sudut-sudut lemari. Produk ini akan menyerap uap air berlebih dan menjaga bagian dalam lemari tetap kering serta wangi.
(AAP)









