Foto : Istimewa
Berikut adalah versi pembaruan berita untuk SukabumiLife.com dengan gaya bahasa yang kritis namun tetap objektif dan informatif.
SUKABUMI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, kini menjadi sorotan warga. Menu yang disalurkan pada Rabu (29/4/2026) tersebut dinilai tidak sebanding dengan nominal anggaran sebesar Rp10 ribu per porsi yang telah ditetapkan pemerintah.
Keluhan ini muncul setelah warga melihat komposisi makanan yang diterima penerima manfaat dianggap terlalu minim untuk harga tersebut.
Menu Minim Jadi Sorotan
IR (40), salah seorang warga Kampung Karanganyar, mengungkapkan bahwa paket menu MBG yang dibagikan hari itu berisi:
- Nasi putih.
- Telur balado.
- Tumis buncis toge.
- Tahu.
- Satu buah jeruk.
Menurut IR, komposisi tersebut dianggap kurang layak jika dikomparasikan dengan anggaran Rp10 ribu per porsinya. Ia menegaskan bahwa masyarakat mendukung penuh program ini, namun meminta adanya transparansi dan kesesuaian antara kualitas makanan dengan anggaran.
“Kami sebagai warga hanya minta perbaikan menu saja ke depannya, agar sesuai dengan harga. Jangan sampai menunya minim dan dikurangi dari harga yang sudah jelas ditetapkan pemerintah,” tegas IR.
Baca juga : Dinilai Tak Sesuai Anggaran, Warga Tegalbuleud Sukabumi Keluhkan Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis (MBG)
Harapan Evaluasi untuk Gizi Seimbang
Warga menekankan bahwa tujuan utama program MBG adalah memberikan asupan gizi yang seimbang, terutama bagi para pelajar. Oleh karena itu, penurunan kualitas menu dikhawatirkan dapat menghambat pencapaian tujuan program pemerintah tersebut.
Masyarakat berharap Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) di tingkat desa segera melakukan evaluasi menyeluruh dan meningkatkan kualitas standar menu agar lebih representatif dan bergizi.
Tindak Lanjut
Hingga saat ini, upaya konfirmasi terus dilakukan kepada pihak pengelola atau SPPG di Desa Tegalbuleud terkait keluhan teknis mengenai penyaluran menu tersebut. Warga berharap ada perbaikan segera agar program unggulan ini benar-benar dirasakan manfaatnya secara maksimal tanpa ada pengurangan kualitas.
Sumber Berita: Sukabumiupdate.com
Editor: Redaksi SukabumiLife.com









