FOTO ISTIMEWA
SUKABUMILIVE.COM – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menaruh optimisme tinggi terhadap performa para atlet pelajar yang berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat 2026. Kontingen Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu menorehkan prestasi gemilang dan membawa harum nama daerah di kancah regional.
Optimisme ini disampaikan langsung oleh Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi, sesaat setelah mendampingi prosesi pelepasan resmi para atlet di Pendopo Sukabumi pada Selasa (9/6/2026).
Menurut Yudi, seluruh atlet yang didelegasikan tahun ini merupakan putra-putri terbaik hasil pembinaan intensif serta seleksi ketat dari berbagai cabang olahraga (cabor). Mereka sengaja dipersiapkan secara matang untuk menjawab tantangan dan ketatnya persaingan di tingkat wilayah Jawa Barat.
“Kami berharap seluruh atlet bisa tampil maksimal, menjaga semangat juang, disiplin, dan sportivitas selama bertanding. Mereka membawa nama baik Kabupaten Sukabumi,” ujar Yudi tegas.
Ikuti 5 Cabor Unggulan
Dalam ajang POPWILDA Jabar 2026 yang berlangsung di Kota Bandung pada 15 hingga 19 Juni 2026 tersebut, Kabupaten Sukabumi mengirimkan puluhan atlet pelajar terbaiknya. Adapun cabang olahraga yang diikuti meliputi:
- Bola Voli Putra
- Bola Basket Putra
- Sepak Bola
- Pencak Silat
- Sepak Takraw
Masuk dalam peta persaingan Wilayah I Jawa Barat, kontingen Kabupaten Sukabumi harus bersiap adu strategi dengan perwakilan dari sejumlah daerah kuat lainnya, seperti Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kota Sukabumi, dan Kota Depok.
BACA JUGA: Lepas Atlet ke Popwilda Jabar, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus, dan Pantang Menyerah
Wadah Pembinaan Karakter Atlet Muda
BACA JUGA :Sukabumi Terancam Jadi Kota Transit, DPRD Minta Langkah Nyata Dongkrak Ekonomi Kreatif
Yudi menegaskan bahwa Disbudpora bersama jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta seluruh stakeholder terkait, berkomitmen penuh untuk terus mengawal pembinaan atlet di usia pelajar. Langkah ini dipandang krusial demi mencetak fondasi generasi muda yang berprestasi sejak dini.
“POPWILDA ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang pembinaan mental, karakter, dan pengalaman bertanding bagi para atlet muda,” jelasnya.
Melalui gemblengan di ajang ini, ia berharap akan lahir bibit-bibit atlet potensial baru yang memiliki langkah panjang, tidak hanya bersinar di level provinsi, melainkan mampu menembus persaingan nasional hingga internasional di masa depan.
SUMBER : SUKABUMIKU.ID
[RS]









