foto istimewa
SUKABUMI, sukabumilife.com — Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan satu lagi korban tenggelam di Pantai Alor Cilangkob, Tenda Biru, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Senin (23/3/2026).
Korban bernama Ujang Abduloh (30), warga Kampung Cikiray, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu, ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB tidak jauh dari titik kejadian perkara (TKP). Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Dengan ditemukannya Ujang, maka dua dari tiga korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam telah berhasil dievakuasi. Sebelumnya, korban anak-anak bernama Abdul Tafsir (7) telah lebih dulu ditemukan, juga dalam kondisi meninggal dunia.
Kendala Arus Kuat dan Proses Pencarian
Proses pencarian intensif ini digerakkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, antara lain:
- TNI AL & TNI AU Pos Ujunggenteng
- Polsek Ciracap & Polairud Ujunggenteng
- BPBD Kabupaten Sukabumi
- Rukun Nelayan & Syahbandar
- Polsus KKP
- Masyarakat dan relawan setempat
Sejak siang hari, tim telah memfokuskan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat hingga akhirnya tubuh Ujang Abduloh berhasil dievakuasi.
Komandan Pos TNI AL Ujunggenteng, Lettu Laut (P) Andri Kurniawan, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebutkan bahwa tantangan utama di lapangan adalah kondisi alam yang kurang bersahabat.
“Korban atas nama Ujang Abduloh berhasil ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB di sekitar lokasi kejadian. Kondisi arus laut yang cukup kuat menjadi kendala dalam proses pencarian, namun tim di lapangan terus berupaya maksimal dengan memperluas area penyisiran,” ujar Lettu Laut (P) Andri Kurniawan.
Imbauan untuk Wisatawan
baca juga : Viral di Medsos, Aktivitas Tambang Tanpa Izin di Lengkong Sukabumi Resmi Dihentikan
Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR masih terus dilanjutkan untuk mencari satu korban tersisa yang hingga kini identitasnya belum diketahui. Tim gabungan berharap seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi.
Menyikapi tragedi ini, pihak berwenang kembali mengeluarkan peringatan keras kepada para pengunjung yang mendatangi kawasan wisata pesisir selatan. Wisatawan diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan sangat dilarang berenang terlalu ke tengah laut, mengingat karakteristik ombak besar dan arus bawah laut pantai selatan yang terkenal sangat kuat dan berbahaya.
sumber : sukabumiku.id
[rs]









