foto istimewa
SUKABUMI, sukabumilife.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STISIP Widyapuri Mandiri (WM) Sukabumi dari Desa Bojongsari menggelar kegiatan edukasi pencegahan bullying dan mitigasi bencana di SMPN 3 Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini ditujukan bagi siswa-siswi kelas VII. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menggandeng Pos BPBD Surade untuk memberikan materi serta simulasi kesiapsiagaan darurat.
baca juga:Kesehatan Mental Siswa Terancam, Pengamat Sebut SPMB Berpotensi Jadi Bencana Pendidikan
Sesi pertama diisi dengan penyampaian materi penanganan bullying oleh salah seorang mahasiswa KKN, Citra (21). Acara dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan mitigasi bencana yang dipandu langsung oleh petugas BPBD Surade, Asep Abdul Aziz dan Rafdi. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan diselingi ice breaking untuk menjaga antusiasme para siswa.
Praktik Kebencanaan dan Tanggapan Pihak Terkait
Petugas BPBD Surade tidak hanya memberikan teori seputar jenis dan karakteristik bencana, tetapi juga melatih teknis Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD) serta simulasi evakuasi.
Petugas BPBD Surade, Asep Abdul Aziz, menekankan pentingnya pemahaman mitigasi sejak dini mengingat wilayah Sukabumi tergolong rawan bencana.
- Edukasi Kebencanaan: “Siswa diharapkan mampu menyelamatkan diri, memahami jalur evakuasi, menghindari kepanikan, serta menyebarkan kesadaran kebencanaan kepada keluarga. Bencana tidak dapat diprediksi, tetapi kesiapsiagaan dapat dipersiapkan,” ujar Asep.
- Apresiasi Sekolah: Pihak Kesiswaan SMPN 3 Jampang Kulon, Uwen Setiawan, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, perpaduan teori dan praktik membuat siswa lebih memahami tindakan nyata saat menghadapi situasi darurat.
- Tujuan Mahasiswa: Ketua KKN STISIP WM Sukabumi, Rafli (22), menyampaikan bahwa program ini dipilih untuk membentuk lingkungan sekolah yang aman, berkarakter, dan tanggap bencana.
sumber:sukabumiku
(AAP)









