Festival Hari Nelayan di Gadobangkong Palabuhanratu Diserbu Pengunjung

foto istimewa

SUKABUMILIFE.COM — Suasana meriah menyelimuti kawasan Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (14/5/2026). Menjelang puncak Syukuran Hari Nelayan ke-66, ribuan warga dan wisatawan memadati area pameran sejak sore hingga malam hari untuk menikmati rangkaian festival tahunan tersebut.

Kegiatan ikonik ini sukses menarik perhatian masyarakat luas. Tidak hanya menjadi magnet bagi warga lokal, sejumlah wisatawan yang tengah menghabiskan waktu libur panjang di kawasan pesisir Palabuhanratu pun turut menyempatkan diri untuk singgah dan menyaksikan kemeriahan acara.

Antusiasme Tinggi dan Beragam Daya Tarik

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, area terbuka Alun-alun Gadobangkong disesaki oleh lautan manusia. Berbagai daya tarik disuguhkan dalam festival ini, di antaranya:

  • Stan Pameran: Menyajikan berbagai produk lokal unggulan dan edukasi kemaritiman.
  • Wisata Kuliner: Menjadi buruan utama pengunjung yang ingin menikmati jajanan khas pesisir.
  • Hiburan Rakyat: Berhasil menghidupkan suasana malam di tepi pantai Palabuhanratu menjadi semakin semarak.

Salma, salah seorang pengunjung festival, mengungkapkan rasa bangga dan antusiasmenya terhadap penyelenggaraan acara tahun ini.

“Senang sekali ada festival seperti ini di Palabuhanratu. Suasananya ramai, banyak hiburan, dan jadi momen yang bagus untuk berkumpul bersama keluarga,” ujarnya di lokasi.

Ia menilai festival seperti ini sangat penting untuk konsisten digelar secara berkala karena terbukti ampuh mempererat kebersamaan warga sekaligus mendongkrak minat kunjungan wisatawan ke Sukabumi.

Dampak Positif dan Arus Lalu Lintas

BACA JUGA : Revina Alvira, Pedangdut Berbakat Asal Sukabumi Kembali Viral Lewat Lagu “Gara-Gara Sebotol”

Tingginya animo masyarakat berbanding lurus dengan peningkatan volume kendaraan di sekitar lokasi acara. Sejumlah ruas jalan utama menuju kawasan Gadobangkong sempat terpantau padat merayap, salah satunya dipicu oleh banyaknya kendaraan pengunjung yang terparkir di sepanjang jalur alternatif.

Peningkatan drastis jumlah pengunjung ini juga diakui oleh salah seorang juru parkir di kawasan Alun-alun Gadobangkong.

“Malam ini memang sangat ramai. Bukan hanya warga sekitar, tapi banyak juga pengunjung dari luar Sukabumi yang mampir setelah liburan di Palabuhanratu,” tuturnya.

Sebagai agenda rutin tahunan, Festival Hari Nelayan Palabuhanratu bukan sekadar bentuk penghormatan dan syukur atas hasil laut para nelayan setempat. Lebih dari itu, ajang ini telah menjelma menjadi instrumen promosi budaya yang kuat sekaligus panggung unjuk potensi maritim di wilayah pesisir selatan Kabupaten Sukabumi.

SUMBER : SUKABUMIKU.ID

[RS]

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *