Foto istimewa
SukabumiLife.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasim Adnan, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai titik balik untuk melakukan perubahan diri ke arah yang lebih baik dan lebih produktif.
Hasim menegaskan bahwa pergantian tahun dalam kalender Hijriah bukan sekadar rutinitas perayaan keagamaan semata. Baginya, momen ini merupakan waktu yang sangat tepat bagi setiap individu untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah) serta memperkuat tekad dalam memperbaiki kualitas kehidupan, baik secara pribadi maupun sosial.
“Tahun baru Hijriah mengajarkan kita sebuah filosofi penting bahwa perubahan besar dalam hidup selalu diawali oleh langkah-langkah kecil yang konsisten serta keberanian untuk memulai hal-hal positif,” ujar Hasim Adnan saat memberikan refleksi menyambut tahun baru, Kamis (18/6/2026).
Baca juga:Viral di Medsos, Aktivitas Tambang Tanpa Izin di Lengkong Sukabumi Resmi Dihentikan
Meneladani Semangat Hijrah Rasulullah
Lebih lanjut, Hasim memaparkan bahwa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW sarat dengan nilai-nilai perjuangan yang masih sangat relevan dengan tantangan kehidupan saat ini. Menurutnya, makna hijrah tidak boleh hanya dibatasi sebagai perpindahan tempat semata, melainkan harus diterjemahkan sebagai transformasi menuju kondisi yang lebih maju di berbagai aspek kehidupan.
“Sebagaimana hijrah Rasulullah SAW di masa lalu mampu melahirkan peradaban Islam yang gemilang, maka hijrah pribadi kita hari ini diharapkan mampu melahirkan lingkungan keluarga yang lebih harmonis, masyarakat yang lebih rukun, serta bangsa yang lebih bermartabat,” jelasnya.
Legislator asal Sukabumi ini berharap semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperbaiki diri, mempererat tali persaudaraan (ukhuwah), serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Ia menekankan bahwa kontribusi besar bagi kemajuan bangsa sejatinya berawal dari perubahan-perubahan kecil yang dilakukan secara kolektif oleh setiap individu, mulai dari lingkup keluarga hingga lingkungan masyarakat luas.
“Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah ini harus kita jadikan sebagai titik awal lahirnya semangat baru untuk mewujudkan kehidupan yang lebih damai, harmonis, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Jawa Barat,” pungkas Hasim.
Sumber; Sukabumiku.id
(RR)









