Legit dan Segar! Resep Mango Sticky Rice Khas Thailand yang Pas Buat Cuaca Sukabumi

FOTO ISTIMEWA

SUKABUMILIFE.COM — Kombinasi rasa manis gurih dari ketan bersantan dipadu dengan kesegaran buah mangga matang memang tak pernah gagal menggoyang lidah. Mango Sticky Rice, hidangan penutup (dessert) populer khas Thailand ini kini jadi favorit banyak warga Sukabumi.

Selain rasanya yang mewah, ternyata cara membuatnya sangat simpel dan bahan-bahannya pun mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket terdekat.

Yuk, intip resep Mango Sticky Rice legit dan lumer di bawah ini!

Bahan-Bahan:

  • Bahan Ketan:
    • 250 gram beras ketan putih (rendam air minimal 2 jam)
    • 200 ml santan sedang
    • 1/2 sdt garam
    • 2 lembar daun pandan (simpulkan)
  • Bahan Saus Vfla Santan:
    • 200 ml santan kental
    • 2 sdm gula pasir
    • 1/2 sdt garam
    • 1 sdm tepung maizena (larutkan dengan 2 sdm air)
    • 1 lembar daun pandan
  • Pelengkap:
    • 1-2 buah mangga harum manis atau gedong gincu (pilih yang matang sempurna dan manis)
    • Wijen sangrai secukupnya untuk taburan

BACA JUGA :Seru! Truk SnackVideo 2026 Keliling Daerah, Bawa Panggung Hiburan hingga Aksi Sosial

Cara Membuat:

  1. Masak Ketan: Kukus beras ketan yang sudah direndam selama 15-20 menit hingga setengah matang.
  2. Aron Ketan: Rebus santan, garam, dan daun pandan hingga mendidih pelan. Masukkan ketan setengah matang tadi, aduk rata hingga santan meresap habis (di-aron).
  3. Kukus Kembali: Kukus kembali ketan selama 25-30 menit sampai matang tanak dan lembut. Sisihkan.
  4. Buat Saus Vla: Campur santan kental, gula, garam, dan daun pandan dalam panci. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Masukkan larutan maizena, aduk hingga mengental dan meletup-letup. Angkat.
  5. Penyajian: Kupas mangga dan potong-potong sesuai selera. Tata ketan gurih dan potongan mangga di atas piring. Siram vla santan kental di atas ketan, lalu taburi wijen sangrai.

Tips Sukses: Pilih mangga yang benar-benar matang pohon agar rasa asamnya tidak dominan, sehingga memberikan perpaduan kontras yang pas dengan gurihnya ketan santan.

(AN)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *