Musim Kemarau Melanda: 1.219 KK di Kota Sukabumi Terdampak Kekeringan, Air Bersih Mulai Disalurkan

foto istimewa

, Sukabumilife.com – Dampak musim kemarau yang melanda Kota Sukabumi dalam beberapa pekan terakhir mulai dirasakan oleh warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat sedikitnya 1.219 Kepala Keluarga (KK) kini berjuang menghadapi krisis air bersih akibat penurunan debit sumber air.

Wilayah yang terdampak kekeringan tersebut tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Baros, Lembursitu, dan Warudoyong. Penurunan debit air di kawasan ini membuat pemenuhan kebutuhan harian masyarakat tidak dapat berjalan secara normal.

Kepala BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengonfirmasi bahwa pihaknya bergerak cepat bersama instansi terkait untuk menyalurkan bantuan air bersih guna meringankan beban warga terdampak.

“Musim kemarau tahun ini mulai memberikan dampak terhadap sejumlah kawasan di Kota Sukabumi. Hingga saat ini hasil pendataan kami mencatat sebanyak 1.219 kepala keluarga terdampak kekeringan yang tersebar di Kecamatan Baros, Lembursitu, dan Warudoyong,” ujar Yoseph.

baca juga : Viral di Medsos, Aktivitas Tambang Tanpa Izin di Lengkong Sukabumi Resmi Dihentikan

Bantuan Air Bersih Capai 43.500 Liter

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kota Sukabumi menjalin sinergi bersama Perumda Air Minum (PDAM) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi. Hingga saat ini, sebanyak 43.500 liter air bersih telah berhasil didistribusikan ke titik-titik pemukiman warga.

Penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap berdasarkan pemetaan kebutuhan di lapangan serta usulan resmi dari pihak kelurahan dan kecamatan setempat.

“Kami terus berkoordinasi dengan PDAM dan PMI Kota Sukabumi untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi. Sampai saat ini total 43.500 liter air bersih sudah kami distribusikan kepada warga terdampak, dan penyaluran akan terus dilakukan selama masih diperlukan,” kata Yoseph menjelaskan.

Imbauan Hemat Air dan Respons Cepat

Mengingat perkiraan puncak musim kemarau yang masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, BPBD mengimbau seluruh elemen masyarakat Kota Sukabumi untuk mempergunakan pasokan air bersih secara bijak dan efisien.

Masyarakat yang mengalami kesulitan pasokan air bersih di lingkungannya juga diminta untuk segera berkoordinasi dengan pihak RT/RW, kelurahan, atau melapor langsung ke BPBD agar armada penanganan dapat segera diturunkan ke lokasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih dan segera melaporkan jika terjadi kekurangan air di lingkungannya. BPBD bersama seluruh mitra akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau,” pungkasnya.

(an)

sumber :sukabumiku.id

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *