foto istimewa
SUKABUMI, Sukabumilife.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-53 menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang organisasi kepemudaan tersebut sebagai wadah pemersatu generasi muda Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi Periode 2014–2017, Luviana Adam. Ia mengajak seluruh kader dan alumni KNPI untuk terus menjaga nilai-nilai persatuan yang menjadi ruh organisasi sejak pertama kali berdiri.
Menurut Luviana, lahirnya KNPI melalui Deklarasi Pemuda Indonesia pada 23 Juli 1973 bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan tonggak lahirnya komitmen bersama untuk menyatukan berbagai organisasi kepemudaan dalam satu semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Semangat yang diwariskan para pendiri KNPI adalah persatuan. Perbedaan latar belakang organisasi tidak boleh menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun bangsa. Justru keberagaman itulah yang menjadi kekuatan utama pemuda Indonesia,” ujar Luviana.
Ia menilai, perjalanan KNPI selama lebih dari lima dekade tentu tidak terlepas dari berbagai dinamika internal. Pergantian kepemimpinan maupun perbedaan pandangan merupakan proses yang wajar dalam pendewasaan organisasi, selama tetap mengedepankan rasa persaudaraan dan tujuan bersama.
“Setiap periode memiliki tantangan masing-masing. Dinamika adalah bagian dari proses pendewasaan organisasi. Yang harus tetap dijaga adalah kebersamaan, karena persaudaraan jauh lebih penting daripada perbedaan kepentingan,” tegasnya.
Warisan Karya untuk Kemajuan Daerah
Luviana juga mengingatkan bahwa masa kepemimpinan dalam organisasi memiliki batas waktu, sedangkan karya dan pengabdian akan menjadi catatan sejarah yang terus dikenang oleh generasi berikutnya. Oleh karena itu, setiap kepengurusan diharapkan mampu meninggalkan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi maupun pembangunan daerah.
Selama memimpin DPD KNPI Kota Sukabumi pada periode 2014–2017, sejumlah capaian strategis berhasil diwujudkan. Di antaranya:
- Penyusunan Buku Memorabilia KNPI Kota Sukabumi 1974–2017 sebagai dokumentasi sejarah perjuangan organisasi.
- Inisiasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 9 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kepemudaan.
- Pembangunan Monumen Pemuda Kota Sukabumi di Jalan Veteran sebagai simbol penghormatan terhadap rekam jejak generasi muda.
Menurutnya, seluruh capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras bersama seluruh elemen KNPI, bukan sekadar capaian individu.
baca juga:Viral Aksi Pria Berpakaian Minim di Kasepuhan Gelar Alam Sukabumi, Begini Respons Pihak Adat
“Organisasi akan terus hidup apabila mampu menghargai sejarah, menjaga persatuan, dan melahirkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Itulah warisan yang sesungguhnya harus dijaga oleh setiap generasi KNPI,” pungkasnya.
Memasuki usia ke-53 tahun, Luviana berharap KNPI dapat terus berdiri kokoh sebagai rumah besar bagi seluruh elemen pemuda untuk berdialog, berkolaborasi, serta mencetuskan gagasan segar demi menjawab tantangan zaman di Kota Sukabumi.
sumber dari:sukabumiku.id
(RM)









