foto istimewa
SUKABUMILIFE.COM, CISAAT — Sebanyak 250 pesilat pelajar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, unjuk kemampuan dalam Festival Pencak Silat Pelajar.
Gelaran bergengsi ini dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Pemuda Cisaat dan resmi dibuka pada Minggu (24/5/2026).
Ajang yang berlangsung selama dua hari hingga 25 Mei 2026 ini bukan sekadar kompetisi olahraga biasa. Festival ini menjadi momentum strategis untuk menjaga warisan budaya bangsa di tengah derasnya modernisasi, sekaligus menjadi ajang seleksi ketat atlet yang akan memperkuat tim Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Kabupaten Sukabumi.
Bupati Asjap: Silat adalah Jati Diri Bangsa
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar (yang akrab disapa Asjap). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pencak silat memiliki peran krusial, tidak hanya sebagai ladang prestasi olahraga, tetapi juga sebagai identitas budaya nasional yang wajib diwariskan.
“Pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, tetapi warisan budaya bangsa yang mengandung nilai luhur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus membangun karakter generasi muda,” ujar Asjap.
Menurutnya, penguatan olahraga tradisional seperti pencak silat merupakan isu strategis di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi yang perlahan mulai menggeser minat generasi muda dari budaya lokal. Festival ini diharapkan mampu menjadi penyeimbang antara prestasi fisik dan penguatan jati diri.
“Melalui festival ini, kami berharap lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Sukabumi, Jawa Barat, bahkan Indonesia. Menang dan kalah adalah hal biasa. Yang paling utama ialah semangat, kedisiplinan, dan sportivitas selama bertanding,” tegas Bupati.
Langkah Nyata Menuju Prestasi dan Penguatan Organisasi
baca juga :Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri: Pekan Olahraga Jadi Upaya Polri Terus Bersama Masyarakat
Di lokasi yang sama, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyebutkan bahwa festival ini adalah agenda vital dalam pembinaan atlet usia pelajar.
“Festival ini bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga menjadi langkah nyata meraih prestasi. Kami ingin pencak silat Sukabumi terus berkembang dan mampu bersaing di level lebih tinggi,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut.
Budi Azhar juga membakar semangat para peserta agar tampil totalitas di atas gelanggang. “Kami ingin para atlet percaya diri menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bertandinglah dengan sportif dan tunjukkan bahwa pesilat Sukabumi mampu berprestasi,” imbuhnya.
Pelantikan Pengurus Kecamatan Selain riuh kompetisi, momentum ini juga dirangkaikan dengan agenda organisasi yang penting. IPSI Kabupaten Sukabumi secara resmi melantik 27 Ketua IPSI Kecamatan untuk masa bakti 2026-2030. Pelantikan ini diharapkan menjadi motor penggerak penguatan organisasi dan konsolidasi pembinaan pencak silat yang masif hingga ke tingkat akar rumput (kecamatan). (SL)
sumber : sukabuminow.com
[rs]









