foto istimewa
SUKABUMI – Aksi kriminalitas jalanan kembali memakan korban, kali ini menimpa seorang anak perempuan di bawah umur. Korban diduga menjadi sasaran begal ponsel pintar (HP) di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (23/11/2025). Akibat mempertahankan barang berharganya, korban mengalami luka parah karena sempat terseret oleh sepeda motor pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tragis ini terjadi di Kampung Pasirmuncang, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja. Korban diketahui merupakan seorang anak perempuan berusia sekitar 10 tahun yang merupakan warga Kampung Sayang, Desa Margaluyu.
Sejumlah foto yang beredar luas di jagat maya memperlihatkan kondisi korban yang sangat memprihatinkan. Bocah malang tersebut mengalami luka lecet yang cukup parah dan menganga di beberapa bagian tubuhnya, terutama di area lengan, dada, dan paha, akibat terseret di aspal.
Kronologi Kejadian: Berpura-pura Tanya Alamat
Menurut keterangan warga sekitar, peristiwa mencekam itu terjadi pada siang hari bolong, sekitar pukul 12.00 WIB. Aksi nekat pelaku ini sempat terekam dan ramai dibahas di media sosial.
“Kejadiannya di Pasirmuncang, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Sukaraja. HP anak ini dirampas sampai dia tergusur sama pencuri,” tulis seorang warganet dengan akun Bagja Pisan di platform Facebook.
Modus yang digunakan pelaku terbilang klasik namun nekat. Pelaku yang mengendarai sepeda motor awalnya menghampiri korban yang sedang memegang HP. Pelaku kemudian berhenti dan berpura-pura menanyakan sesuatu untuk mengalihkan perhatian.
Saat korban lengah, pelaku langsung merampas HP dari genggaman anak tersebut. Namun, korban yang refleks mempertahankan ponselnya tidak tinggal diam. Ia terus memegangi motor pelaku hingga akhirnya terkapar dan terseret cukup jauh di jalanan.
baca juga : Viral Nasabah Bisnis Kehilangan Dana Miliaran Rupiah, BCA Minta Waspadai Modus Penipuan Ini
Korban langsung menangis histeris kesakitan di lokasi kejadian setelah pelaku memacu kendaraannya. Beruntung, kabarnya HP milik korban terjatuh saat aksi tarik-menarik tersebut sehingga gagal dibawa kabur oleh pelaku, meskipun sang anak harus membayar mahal dengan luka-luka di sekujur tubuhnya.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi dan menggali informasi lebih lanjut dari pihak berwajib, baik Polsek Sukaraja maupun Polres Sukabumi Kota.
Belum ada rilis resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas lengkap korban maupun pengejaran terhadap pelaku. Warga diimbau untuk lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak membawa atau memainkan gawai di pinggir jalan tanpa pengawasan orang dewasa.
sumber : sukabumiku.id
[rs]









