Gambar istimewa
SUKABUMI, sukabumilife.id – Berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar konsolidasi matang guna menyatukan sikap dan menyusun langkah bersama. Pertemuan ini dilakukan menjelang pelaksanaan aksi damai dan doa bersama yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, pada Rabu, 24 Juni 2026 mendatang.
Konsolidasi yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Sukabumi pada Senin (22/6/2026) malam tersebut dihadiri oleh perwakilan pengelola dapur MBG, pemasok bahan pangan, relawan, hingga masyarakat penerima manfaat program. Forum ini menjadi ruang diskusi intensif untuk memperkuat koordinasi demi menyukseskan aksi yang diperkirakan bakal diikuti oleh ratusan peserta.
Mengedepankan Suasana Damai dan Tertib
Koordinator kegiatan, Yandra Utama Sentosa, mengungkapkan bahwa pertemuan ini sangat penting untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai esensi pesan yang akan disuarakan dalam aksi nanti. Menurutnya, agenda di Lapangan Merdeka bukan sekadar panggung penyampaian aspirasi, melainkan momentum penting untuk menunjukkan dukungan konkret terhadap keberlanjutan program yang dampaknya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin seluruh peserta memahami bahwa aksi ini mengedepankan suasana damai, tertib, dan penuh doa. Tujuannya adalah menyampaikan harapan agar program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat ini dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat yang lebih luas,” terang Yandra.
Baca juga :potongan-video-viral-pria-mematung-di-sukabumi-1778577570740_169
MBG Dongkrak Perputaran Ekonomi Lokal
Selain membahas persiapan teknis, forum ini juga mengupas berbagai dinamika pelaksanaan program MBG di lapangan. Mulai dari keterlibatan pelaku usaha lokal, tata kelola rantai pasok bahan pangan, hingga dampak ekonomi yang dirasakan oleh warga sekitar.
Sejumlah peserta yang hadir menilai, program MBG ini memiliki efek domino yang luar biasa. Tidak hanya fokus pada urusan pemenuhan gizi generasi bangsa, program ini terbukti sukses membuka peluang usaha baru dan mendongkrak perputaran roda ekonomi di daerah.
Kantongi Izin dan Siap Jaga Ketertiban
Di tempat yang sama, Tim Pendamping Hukum Kegiatan, M. Raffi Nasution, memastikan seluruh tahapan dan administrasi persiapan aksi telah dilakukan sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku. Ia menekankan bahwa menyuarakan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara, asalkan dijalankan secara tertib dan bertanggung jawab.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kami juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban serta menghormati ruang publik yang digunakan bersama,” jelas Raffi.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, seluruh peserta pertemuan juga menyepakati beberapa komitmen bersama. Di antaranya adalah kewajiban menjaga kebersihan lokasi selama aksi berlangsung, mengedepankan pendekatan persuasif, serta berkomitmen penuh menghindari segala tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Aksi doa bersama di Lapangan Merdeka ini diharapkan dapat menjadi wadah yang sehat bagi masyarakat Sukabumi untuk menyampaikan harapan sekaligus dukungan kuat terhadap penguatan program-program kesejahteraan dan pemenuhan gizi masyarakat.
Sumber : sukabumiku.id
(NK)









