KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Bupati Lombok Barat, Kasus Naik ke Penyidikan

foto istimewa

sukabumilife — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meningkatkan status penanganan perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), ke tahap penyidikan. Seiring dengan peningkatan status tersebut, KPK juga telah menetapkan pihak-pihak yang menjadi tersangka.

Langkah ini diambil setelah tim penyidik dan pimpinan KPK menggelar ekspose atau gelar perkara pada Senin malam (20/7/2026).

“Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Meski status tersangka sudah ditetapkan, KPK belum membeberkan secara rinci mengenai identitas para tersangka maupun detail konstruksi perkaranya. Detail lengkap mengenai perkara dugaan korupsi ini rencananya akan diumumkan secara resmi melalui konferensi pers hari ini.

baca juga:Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Sadis di Bandung, Kejati Jabar Kerahkan 9 Jaksa untuk Kawal Kasus Taufik Hidayat

8 Orang Masih Diperiksa Intensif

Hingga saat ini, tim penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Terdapat tujuh orang yang diterbangkan langsung dari Lombok ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, termasuk Bupati Lombok Barat, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, Kepala Dinas PUPRPKP, seorang pihak swasta, serta tiga orang staf yang terdiri dari ajudan (adc) dan pengemudi bupati.

“Selain tujuh orang tersebut, tim juga mengamankan satu orang pihak swasta di wilayah Jakarta pada Senin (20/7), yang saat ini juga masih menjalani pemeriksaan,” jelas Budi.

Diduga Terkait Suap Proyek & Amankan Barang Bukti

Secara keseluruhan, KPK mengamankan total 19 orang dari berbagai latar belakang, mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat hingga pihak swasta. Bupati Lalu Ahmad Zaini sendiri diamankan oleh tim penindakan KPK di rumah dinasnya.

Dugaan sementara menunjukkan bahwa OTT ini berkaitan erat dengan penerimaan suap oleh Bupati Lombok Barat terkait sejumlah proyek pembangunan di lingkungan Pemkab Lombok Barat. Dalam operasi tersebut, KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai pecahan rupiah dan sejumlah dokumen penting yang diduga kuat berkaitan dengan praktik rasuah ini.

sumber:detiknews

(NT)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *