foto istimewa
JAKARTA – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh laporan sejumlah pengusaha dan nasabah bisnis yang mengaku kehilangan dana hingga miliaran rupiah. Kejadian apes ini menimpa mereka setelah terjebak masuk ke dalam situs web palsu yang mengatasnamakan layanan perbankan digital BCA.
Menanggapi kasus viral tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) langsung bergerak cepat melakukan investigasi dan meminta seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital, khususnya phishing.
Kronologi Kejadian: Terjebak Situs “Kembaran”
Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, para korban merupakan nasabah yang hendak mengakses layanan KlikBCA Bisnis.
Beberapa akun Instagram ikut membedah modus operandi yang dilakukan oleh pelaku:
- Kasus 1 (Akun @realmrbert): Menjelaskan bahwa korban seharusnya mengakses tautan resmi via VPN di
vpn.klikbca.com. Namun, korban malah masuk ke situs tiruan yang alamatnya nyaris serupa, yaitu diawali dengan huruf “vpk”. Tampilan web palsu ini dibuat sangat mirip dengan aslinya, sehingga korban tidak menaruh curiga saat bertransaksi. - Kasus 2 (Akun @tommy******): Melaporkan kehilangan dana sekitar Rp500 juta. Korban mengakses website KlikBCA Bisnis palsu yang muncul di mesin pencari Google. Dana yang awalnya dialokasikan untuk membayar gaji karyawan tersebut justru terkuras dan masuk ke rekening penipu.
Tanggapan Resmi BCA: Sistem Dipastikan Aman
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan nasabah terkait dan melakukan penelusuran internal secara mendalam.
“Berdasarkan kronologis yang disampaikan nasabah dan hasil penelusuran yang kami lakukan, kejadian ini merupakan modus penipuan phishing melalui situs web palsu. Kami memastikan bahwa sistem BCA aman,” ujar Hera dalam keterangannya, Ahad (25/1/2026).
baca juga : Batavia Prosperindo (BPII) Siapkan Rp150 Miliar, Siap Rambah Bisnis Kawasan Industri & Properti
Jaga Data Rahasia, Kenali Channel Resmi BCA
BCA mengingatkan nasabah bahwa pihak bank tidak pernah meminta data yang bersifat rahasia. Nasabah diimbau untuk JANGAN PERNAH membagikan data berikut kepada siapa pun:
- Appli Token Key BCA
- PIN (Personal Identification Number)
- OTP (One-Time Password)
- Password akun
Jika memerlukan informasi atau bantuan, pastikan Anda hanya menghubungi channel resmi BCA yang telah terverifikasi di bawah ini:
| Channel Komunikasi | Alamat / Nomor Resmi | Keterangan |
| Aplikasi Resmi | haloBCA | Aplikasi resmi untuk customer service |
| Call Center | 1500888 | Tanpa kode 021, +62, atau tambahan lainnya |
| 08111500998 | Wajib memiliki centang biru | |
| @goodlifebca | Wajib memiliki centang biru | |
| Website Resmi | www.bca.co.id | Satu-satunya domain resmi BCA |
Nasabah diharapkan lebih teliti memeriksa alamat URL (alamat situs) di peramban (browser) sebelum memasukkan data sensitif apa pun, terutama saat melakukan transaksi bisnis dalam skala besar.
sumber : republik
[ rs ]









