Kementerian Koperasi Ungkap Alasan Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih di Luar Domisili

foto istimewa

Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan penjelasan resmi terkait banyaknya keluhan ihwal penempatan sejumlah manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang tidak sesuai dengan domisili asal mereka.

Sekretaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop) Ahmad Zabadi menjelaskan, kondisi tersebut terjadi lantaran mekanisme rekrutmen sejak awal dirancang berdasarkan pemetaan kebutuhan di setiap titik operasional kopdes, bukan semata-mata berbasis wilayah asal peserta.

“Memang pendekatan rekrutmennya kan bukan pendekatan wilayah,” ujar Ahmad Zabadi saat menggelar konferensi pers di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Ahmad memaparkan, ketidaksesuaian domisili ini umumnya terjadi karena jumlah calon manajer yang lolos seleksi di suatu daerah tidak sebanding dengan ketersediaan titik Kopdes Merah Putih yang siap beroperasi di wilayah tersebut.

Dalam situasi di mana jumlah peserta melebihi kuota titik penempatan lokal, maka peserta yang belum mendapatkan lokasi di daerah asalnya akan didistribusikan secara proporsional ke wilayah lain yang masih kekurangan tenaga manajer.

Baca juga:Viral! Kesal Tak Ditindak, Ratusan Emak-Emak di Brebes Nekat Bongkar Warung Diduga Sarang Obat Terlarang

Meski demikian, Kemenkop menegaskan bahwa pihaknya tetap memprioritaskan penempatan calon manajer di wilayah domisili setempat sebagai opsi utama.

“Kita orientasikan pertama penempatan pada wilayah setempat. Tapi manakala kemudian pada titik itu jumlah titiknya tidak lebih banyak dibanding jumlah peserta yang lolos, maka dia akan ditempatkan pada titik-titik lain,” jelasnya.

85 Persen Calon Manajer Nyatakan Siap Ditempatkan

Di tengah berbagai keluhan terkait jarak penempatan yang jauh dari tempat tinggal asal, Kemenkop memastikan proses penempatan manajer Kopdes Merah Putih terus berjalan secara progresif.

Berdasarkan data terkini, sebanyak 85 persen dari total 28.621 calon manajer telah menyatakan kesiapan mereka untuk ditugaskan di berbagai wilayah di Indonesia. Saat ini, para calon manajer tersebut tengah berada dalam tahap pengisian surat penawaran atau offering letter.

Melalui dokumen offering letter tersebut, setiap calon manajer diwajibkan untuk memberikan konfirmasi tertulis mengenai kesediaan mereka terhadap lokasi penempatan yang telah ditetapkan oleh kementerian.

“Alhamdulillah sampai sejauh ini ya, sudah lebih dari 85 persen dari seluruh calon manajer yang ditempatkan ini sudah mengisi kesediaannya pada penempatan yang sudah ditetapkan,” ungkap Ahmad.

Setelah tahapan pengisian offering letter ini rampung sepenuhnya, ribuan manajer Kopdes Merah Putih tersebut dijadwalkan akan segera diberangkatkan untuk mulai menjalankan tugas penempatan di wilayah kerja masing-masing.(SE)

Sumber:Kompas.com

(LS)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *