Sinergi dengan Pemda Jabar, bank bjb Permudah Akses Keuangan Masyarakat Desa Terdampak Tambang

Gambar istimewa

bank bjb terus berkomitmen memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok desa guna mendukung program kesejahteraan pemerintah daerah. (Foto: Istimewa/Sukabumilife.com)

BOGOR – bank bjb kembali mengukuhkan perannya sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang andal dengan mendorong program inklusi keuangan secara masif. Langkah ini diambil guna mendukung kebijakan kesejahteraan pemerintah daerah (pemda), salah satunya lewat perluasan akses layanan perbankan hingga ke wilayah perdesaan.

Komitmen nyata tersebut diwujudkan melalui fasilitasi pembukaan rekening bagi calon penerima bantuan sosial (bansos) di wilayah Kabupaten Bogor. Program strategis ini merupakan buah sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan bank bjb guna memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan secara efisien, transparan, serta tepat sasaran.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil verifikasi dan validasi data masyarakat desa yang terdampak oleh kebijakan pembatasan kegiatan tambang serta operasional angkutan barang di wilayah Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin. Proses pelayanan pembukaan rekening ini dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan dukungan penuh dari tim kompeten kantor cabang bank bjb Cibinong.

BACA JUGA:BPKPD Kota Sukabumi: Tak Ada Rekayasa, Rasio Pertumbuhan PAD Naik 55,65 Persen

Dorong Transparansi dan Literasi Keuangan Desa

Kehadiran bank bjb dalam program ini menjadi bukti nyata keselarasan antara sektor perbankan dan pemerintah dalam menjamin setiap bantuan stimulus dapat diterima masyarakat dengan mudah, cepat, dan nyaman.

Melalui pemanfaatan sistem perbankan yang modern, bank bjb tidak hanya mengoptimalkan proses administrasi, melainkan juga menerjunkan petugas untuk memberikan edukasi dasar mengenai literasi keuangan kepada warga desa.

Pihak manajemen bank bjb meyakini bahwa akses terhadap jangkauan layanan keuangan yang inklusif merupakan salah satu kunci utama dalam memicu kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat perdesaan. Oleh sebab itu, inisiatif perluasan jaringan ini selalu menempati skala prioritas dalam strategi bisnis korporasi.

Selain menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, digitalisasi penyaluran bansos ini membantu pemda menciptakan sistem yang akuntabel. Setiap transaksi yang berjalan melalui sistem perbankan otomatis terekam dalam jejak digital, sehingga memudahkan proses pelaporan, pengawasan, serta meminimalisir hambatan geografis maupun administratif.

BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Hari Ini

Fondasi Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan

Ke depan, bank bjb berkomitmen untuk terus memperluas peran aktifnya dalam mengawal program-program sosial maupun pemberdayaan ekonomi yang diinisiasi oleh pemerintah. Langkah ini menjadi bagian integral dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus implementasi visi bjb sebagai bank pembangunan daerah yang senantiasa hadir di tengah masyarakat.

Fasilitasi pembukaan rekening bagi warga desa terdampak tambang ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh bagi terciptanya pemulihan ekonomi daerah serta memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat setempat secara berkelanjutan.

Sebagai informasi, bank bjb merupakan lembaga perbankan yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

BACA JUGA:Dispar Kabupaten Sukabumi Siapkan Langkah Strategis Sambut Libur Natal dan Tahun Baru

Sumber : sukabumiku.id

(NK)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *