Foto istimewa
SUKABUMILIFE.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,2 miliar untuk pembangunan Jalan Prana di Kecamatan Cikole. Langkah ini diambil melalui program betonisasi sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur daerah agar lebih kokoh, tahan lama, serta membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa proyek pembangunan Jalan Prana merupakan salah satu usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Ia menekankan pentingnya pergeseran pola pikir dalam pembangunan jalan, yakni dari perbaikan jangka pendek menjadi konstruksi berkualitas tinggi yang mampu bertahan hingga puluhan tahun.
“Saya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang agar ke depan pembangunan jalan lebih mengutamakan betonisasi atau rigid pavement. Jalan harus dibangun dengan kualitas terbaik sehingga tidak perlu terus-menerus diperbaiki,” ujar Ayep Zaki saat meninjau langsung progres pembangunan Jalan Prana.
Gunakan Beton Mutu K-250 dan Tanpa Pelapisan Aspal
Secara spesifikasi teknis, konstruksi Jalan Prana dirancang menggunakan beton mutu K-250 dengan ketebalan mencapai 20 sentimeter. Kekuatan konstruksi ini dinilai sangat ideal untuk menahan beban arus kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Ayep juga secara tegas melarang adanya praktik pelapisan aspal (overlay) di atas jalan yang sudah dibeton, karena dinilai membuang anggaran dan tidak efisien.
“Kalau sudah dibeton, jangan lagi di-overlay dengan aspal. Saya ingin jalan yang benar-benar berkualitas sehingga umur layanannya bisa jauh lebih lama,” tegasnya.
Dorong Inovasi Konstruksi Trotoar
Tak hanya fokus pada ruas jalan utama, Wali Kota Sukabumi juga mendorong pembaharuan pada konsep pembangunan trotoar di Kota Sukabumi. Ia menginginkan trotoar ke depan memanfaatkan konstruksi beton—sebagaimana yang diterapkan pada sejumlah ruas jalan protokol di Jakarta—agar lebih awet dibandingkan penggunaan material batu andesit.
Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan wajah baru bagi infrastruktur Kota Sukabumi yang tidak hanya estetis, tetapi juga memiliki daya tahan tinggi untuk menunjang kenyamanan pejalan kaki.
Sumber: Sukabumiku.id
(RR)









